Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love is Dangerous

Love is Dangerous

Apa ini mimpi? "Anda bercanda, kan?" ucapan yang hanya ia katakan dalam hatinya ternyata lolos dari mulutnya. Ia sangat ingin memastikan. Dengan sedikit perasaan segan yang menyelimuti, Alice perlahan menatap manik Erickson yang ekspresinya masih sama; datar. Namun, Alice tahu bahwa tidak ada candaan dalam mimik muka itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Not A Dream Wedding

Not A Dream Wedding

Namun, Abiyya akhirnya terbangun dengan perasaan yang tidak tenang. “Mimpi buruk?” tanya Jeffin saat Abiyya membuka matanya apalagi keringat menetes dari dahinya. Abiyya hanya bergumam pelan. Tangannya memegang erat selimut sembari mengatur napasnya. “Nggak ada apa-apa, tidur lagi aja ya,” suruh Jeffin yang mau tidak mau Abiyya lakukan. Abiyya kembali merebahkan tubuhnya. Berusaha kembali memejamkan matanya tetapi tidak bisa.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

Kastara menjelaskan. “Kau sedang apa? Bermimpi tentang sesuatu? Kau mendesah, Shena. Apa kau demam?” tanya Kastara cepat dengan tangan yang langsung mendarat di dahi gadis itu. Ditanya seperti itu, tiba-tiba Shena teringat mimpinya tadi dan wajahnya memerah malu. “Ti—tidak, aku tidak bermimpi apa-apa. Memangnya kenapa? Tidurku gelisah?” tanya Shena malu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Tuhan bangunkan aku jika ini mimpi (batin Diantha berkata). "Dah sana masak, katanya mau masak". Mendengar ucapan Darren, Diantha menganga, sangat lucu. Kalau saja Darren tidak bisa menahannya. Mungkin bibir gadis itu sudah dia kecup. "I-i-iya mas, bentar yah aku masak dulu". Dengan cepat berlari kedapur, dan bersandar di balik dinding dapur. Menetralkan jantungnya yang hampir saja copot.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Playing Danger

Playing Danger

"Itu bagus. '' Aku tidak sabar memainkan permainan yang pernah kau lakukan padaku Scott. Dan apa itu, Brian Willis. Nama itu tidak cocok untuk menggambarkan betapa mendominasi dan liar dirimu di atas ranjang. Cerry Pov End. . . . Scott Pov. Datangnya malam ini adalah hal yang paling aku benci. Jika saja aku tidak berhutang budi pada Selena, maka aku bersumpah tidak akan menyetujui pertunangan ini. Bukan karena aku gay atau tidak bersih karena mengidap penyakit menular. Tapi percaya atau tidak aku selalu mendapat mimpi yang sama. Seorang wanita yang sialnya aku hanya bisa mengingat warna matanya. Mimpi itu terus menerus menghantuiku seperti kaset rusak.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Gea sangat bahagia, seakan dia tersadar dari ini, ingin sekali dia terus berada di alam lain yang bukan duniawi. Namun, sebuah suara seakan membangunkannya dari mimpi-mimpi manis tersebut. 'Kau boleh saja bermimpi dalam hidup, Gea. Tapi jangan hidup dalam mimpi. Bangunlah, kau kuat. Jangan membuat kelemahanmu sebagai sesuatu yang membuatmu semakin takut.'
9.889.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia bisa membayangkan kehancuran yang akan ditimbulkan Mela di masa depan dan dirinya perlu menyelamatkan dirinya sendiri. Damar menghela napas panjang. Tatapannya menyiratkan perhitungan. Kekehannya terdengar dingin dan tanpa humor. "Tapi aku tidak boleh kamu hancurkan juga, sayangku. Mengerti?" ucap Damar dengan penuh penekanan. Nada suaranya menyiratkan perintah mutlak. Ia mencondongkan tubuhnya ke depan seolah-olah ia sedang berhadapan langsung dengan Mela yang kini menjadi ancaman terbesarnya.
855 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Jam di dinding telah menunjukkan pukul sebelas malam, rasa kantuk telah menyerangnya, ia sangat lelah dan capek, menguap terus menerus dan membutuhkan sebuah bantal. Tiba-tiba ia terhenyak, ingat akan sesuatu bahwa Bagas Zo mengetahui rencana kampus mana yang akan ia pilih. Seketika tubuhnya terasa lunglai, haruskah ia memupus cita-citanya memasuki kampus ternama? "Tidak, tidak mau!" seru Zanna tanpa sadar. "Tidak mau apa?" tanya Danish yang membawa nampan berisi dua gelas susu hangat dan menyodorkannya kepada Zanna.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai don't dare to dream
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status