Shadow of The Past
"Kalian kaya. Maksudku, tak semua orang memiliki rumah sakit pribadi dan membangun kuil sebagai bentuk kebaktian kepada dewa, ‘kan?"
Itsuki, yang sejak tadi sedang bermain-main dengan bola, meloncat dan melemparkannya tepat pada ring basket.
"Kami cuma orang biasa dibandingkan mereka. Percayalah," ujarnya. Dia menoleh, menatap perempuan yang tengah duduk di lantai gedung olahraga. "Kartu perdana yang kaupakai dibuat oleh Izanagi. Saluran televisi dan radio yang kaudengar, dikelola oleh Izanami. Camilan yang kaumakan tiap kali kita main game di rumahku? Itu semua produk dari Shinsei, perusahaan cabang Hasena Group."