Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar

Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar

Jika ini negeri dongeng, Aryan pasti adalah karakter pangeran berkuda putih yang ditakdirkan muncul secara dramatis saat si gadis malang butuh bantuan. Sekilas mungkin terkesan romantis, tapi sebenarnya sedikit menyeramkan juga.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

“Boro-boro punya pacar buat nemenin tidur, Nyonya. Kucing lewat aja langsung lari kocar-kacir kalau lihat muka ndeso saya yang dekil ini. Saya masih perjaka tingting dari kampung yang kerjanya cuma ngaduk semen sama ngangkat galon kotor. Seumur hidup, saya belum pernah pacaran atau nyentuh perempuan sama sekali karena sibuk cari duit buat berobat ibu saya.” Sontak, senyum penuh arti mengembang lebar di bibir merah Liliana. “Masa?” Liliana memicingkan mata. “Sumpah.” Satu jari telunjuk Liliana yang berhias kuku cantik perlahan terulur ke depan. Ujung kukunya mengusap otot bisep Arnol dari atas ke bawah dengan gerakan super lambat. “Keras.” Liliana berbisik pelan.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

“eh ada kuis. Kalau bisa aku bayar merah..Kue.. Kue apa yang bisa bikin satu kampung heboh? “ Doni sambil mengunyah mencoba bercanda. “Kue brownies.. Kalau masuk TV kan jadi heboh terkenal. “ Jawab Rika cepat. “Kue tart lah, kan ulang tahun. “Cindy seperti tidak mau kalah. “ Salah. “ucap Doni seketika. “Huu apaan dong? “ Cindy penasaran. “K.. u.. A… karena setelahnya ngundang satu kampung. “ Cindy dan Rika tertawa mendengar jawaban dari kuis dari Doni. “Jawaban dari Mas Doni ngawur jauuuh ah. Mana ada kue kua. “
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Mata mereka bertemu dalam satu titik, "Hewan apa yang punya banyak keahlian?" Keningku berkerut mendengar pertanyaan Sora. Sedang On Ji tersenyum pemuh kemenangan, "Kukang." Jawabnya lantang. Wait, kukang? "Sayuran apa yang susah dilupakan?" "Bayam." Crazy! Apa yang mereka bicarakan? "Ikan yang bisa terbang?" "Lele." Sora tersenyum penuh, tangannya terbuka lebar, "Welcome home big brother!"
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

“Tidak pa, waktu oom Herkules jemput Adhie dari sekolah, ada telepon masuk. Karena oom Herkules lagi nyetir, oom bilang Adhi tolong angkat teleponnya. Nah, Adhi angkat ternyata telepon dari penjual kuda. Dia bilang pesanan bapak Sriyanto sudah ada, kapan kudanya bisa di bawa ke villa. Gitu ceritanya.” Suamiku menepuk dahinya, “Papa mau bikin surprise tidak jadi deh!” “Santai aja pa, nanti begitu lihat Desmart, Adhie pura-pura kaget.” “Siapa Desmart?” tanyaku. “Nama kuda ponyku, the smart, si pintar.” Jawab Adhi. Suamiku membelai kepala Adhie,”Adhie senang dapat kuda pony?”
96.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Dia memang orang terkenal. Tuan Dong tampaknya baru berusia awal tiga puluhan. Dengan sikap seperti itu, pasti dia akan meraih prestasi luar biasa di masa depan." Penonton itu menatap pendatang baru dengan kagum. Dong Echen memiliki tinggi 185 meter, tampan, dan berperawakan kuat. Pakaian penunggang kuda berwarna abu-abu keperakannya tampak sangat mencolok dan tampan di bawah sinar matahari. Wanita di sampingnya mengenakan kostum penunggang kuda kelas atas yang dibuat khusus. Sepasang sepatu bot cokelat tinggi dan rompi merah. Dia memegang pinggang ramping Luo Qiyu, yang sangat menarik perhatian.
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
Janda Muda Dikejar Berondong Tampan

Janda Muda Dikejar Berondong Tampan

"Jangan dengarkan dia! Dia cuma bercanda. Otaknya agak geser karena kurang tidur setelah penerbangan jauh. Kami tidak ada hubungan apa-apa!" Bukannya percaya, Ranti dan Fira justru saling lirik dan tertawa cekikikan. Mereka sama sekali tidak termakan oleh bantahan bos mereka yang kini sudah salah tingkah setengah mati. "Aduh, Mbak Devya, tidak usah malu-malu begitu," goda Ranti sambil menopang dagunya dengan tangan sambil menatap kagum ke arah Daren.
955 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Warnanya coklat keemasan, tampak gagah dan juga … seram. Dewi terus melihat dari atas ke bawah setiap detail patung itu. Sempurna. Sungguh pandai, seniman yang membuat patung kuda itu. Dewi semakin berdecak kagum, manakala melihat patung kuda itu lebih dekat lagi. Meski kagum, rasa takut tetap menggelayut di hatinya. Dewi mengusap bulu tengkuknya yang terasa meremang. "Ya ampun Sayang. Dari tadi merhatiin kuda aja, Mas lebih perkasa dari kuda itu," bisik Roni menggoda Dewi. Pipi Dewi langsung bersemu merah.
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

Ketika ia sudah berada dalam jarak sekitar empat puluh kaki dari kandang, sang penghuni kandang terlihat meringkik tinggi sembari berlari-lari seperti mengamuk. Panji Jagat berdiri diam dan memejamkan kedua matanya. Ia mengerahkan Ajian Ilmu Aji Ginengnya. Dengan menggunakan kekuatan pikiran, ia pun mencoba untuk berbicara dengan si kuda dalam kandang: “Wahai kuda hebat yang di dalam kandang. Jika kau menyayangi dan merindukan ayahandaku Gustri Prabu Kertadana, maka harusnya kamu menyambutku dengan baik, karena aku adalah putra dari beliau. Aku adalah Pangeran Sandaka Wijaya.”
8.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
Menikah Tanpa Cinta

Menikah Tanpa Cinta

Teman-temannya langsung mengangguki hal yang sama. Selama menjadi relawan di sana, Dion selalu menceritakan pada mereka kisah-kisah dongeng. Anak-anak ada yang percaya itu berasal dari buku dan ada yang percaya itu karangan Dion sendiri. Meski begitu mereka tetap menyukai ceritanya. "Pastinya dong. Tapi sebelumnya kenalan dulu yuk sama Kak Nima." Dion menunjuk Nima yang langsung melambai penuh ceria begitu anak-anak menatapnya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai dongeng kuda poni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status