Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Dan itu saja sudah cukup untuk membuat hatinya berdetak sedikit lebih cepat. *** Langit sore mulai berubah warna, berganti dari biru cerah menjadi oranye keemasan. Cahaya matahari yang tersisa memantul di jendela-jendela bangunan di sepanjang jalan, menciptakan siluet bayangan yang bergerak perlahan seiring waktu.
828 viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Ruang ini bukan akhir. Ini adalah tengah. Kita… baru saja membuka bagian terdalam dari kegelapan. Tempat di mana cahaya bisa membunuh.” BERSAMBUNG
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 51 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

"Aku berjanji." Gudang tua itu berdiri di tengah area yang sepi dan gelap. Lampu neon yang berkedip-kedip menambah kesan suram pada tempat itu. Jo sudah menunggu di dekat pintu masuk, wajahnya tampak tegang. "Dia ada di dalam. Tapi kita harus berhati-hati. Dia mungkin tidak sendirian." ujar Jo pelan.
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 37 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Sebelum aku dan Tuan Early memasuki pintu di ruangan yang sangat gelap itu Tuan Early langsung mengambil sebuah lampu obor guna menerangi tempat itu agar aku dan Tuan Early tidak tersandung saat berjalan di ruangan tersebut. Setelah aku berjalan dan menuruni tangga di ruangan gelap itu selama 10 menit aku pun langsung melihat ada pintu yang terlihat sangat terang di sebelah kiri di jalan yang aku lewati saat ini. Pada saat aku melihat pintu itu Tuan Early pun langsung memerintahkan aku untuk masuk kedalam ruangan, lalu ketika mendapatkan perintah itu aku pun langsung memasuki ruangan tersebut. “Ahh... Akhirnya sampai juga ke tempat ini, aku capek sekali ketika melewati terowongan itu”
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Angin malam menusuk wajahku saat aku ikuti petunjuk menuju dermaga tua. Aroma karat bercampur bau laut penuhi udara. Di bawah cahaya bulan, aku lihat mereka. Ibu terkulai lemah di samping drum besi. Dan Gilbert berdiri di sana, seolah tunggu aku. “Datangnya cepat juga,” katanya santai, sebatang rokok di bibirnya. Ujung sepatunya sentuh kepala ibu dengan kasar. “Ibumu pikir bukti itu bisa jatuhkan aku? Naif sekali.”
32.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Hawa murni di dalam dantiannya yang luas bergolak dahsyat. WUSHH! WUSHH! WUSHH! Pertemuan antara dua energi yang bertolak belakang itu menciptakan pemandangan yang mengerikan di dalam aula. Setiap kali jarum cahaya Davien menembus kelelawar energi hitam Vincent, terdengar suara desisan keras dan ledakan-ledakan kecil yang menetralisir kegelapan tersebut. Hujan cahaya itu sepenuhnya memurnikan badai energi gelap Vincent dalam hitungan detik, mengembalikan kegelapan aula menjadi benderang sesaat.
1014.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 396 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
Beautiful ESCAPE

Beautiful ESCAPE

Wanita itu hanya bisa tersenyum lagi dan berlari mengejar Dominic. Raulo membuka pintu kastil. Tidak ada yang bisa dilihat oleh mereka. Kastilnya sangat gelap. Para pelayan bergegas berbaris. "Bersihkan tempat ini dan siapkan kamar untukku," ucap Dominic. Raulo menyalakan lilin untuk penerangan. "Apa tidak ada listrik di dalam?" Louisa menatap Dominic dengan serius. "Welcome to the hell, Louisa. Kita para penjahat tidak perlu cahaya penerangan," bisik Dominic.
107.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 161 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
The Lord of The Criminal

The Lord of The Criminal

Entah pintu mana yang terbuka, ruangan tersebut tampak tetap gelap tanpa penerangan sedikit pun. Arnold mendongak ketika suara derit pintu yang terbuka, kembali terdengar. Matanya menyipit karena sinar matahari yang bersinar terang, ketika pintu ruangan tersebut terbuka. Ruangan gelap itu pun telah lenyap. Digantikan oleh sebuah ruangan yang disinari cahaya lilin. Pria itu tampak memekik senang saat kembali melihat Lumiere yang hadir dalam ruangan tersebut. Bersama dengan dua orang pria bertubuh tinggi menjulang, dan satu lagi wanita yang membuat mata Arnold membulat sempurna.
9.98.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 234 Beses bilang door duisternis tot licht
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status