Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Milky Legends

Milky Legends

Dalam sekejap Serangan Herdo dihentikan oleh Saito. “Assault Mode : Dark Mage.” Saito mengubah dirinya masuk ke mode Sihir kegelapan untuk melawan pengguna sihir cahaya. Kemudian dia menyerap pedang cahaya tersebut menjadi gelap. Sontak saja dia mundur selangkah (Menjauh) darinya.. “Sial. Bagaimana dengan ini?! Light magic : Light Sword of Judgment.” Herdo membuat Lingkaran sihir yang sangat besar kemudian di dalam Lingkaran Sihir raksasa itu, Muncul Sihir pedang cahaya yang akan berjatuhan ke seluruh kota.
9.811.0K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Under His Darkness

Under His Darkness

Tanpa perlu perintah, pintu besi itu terbuka lebar, seperti gerbang gelap yang menelan cahaya, membawa Damian masuk lebih dalam, ke ruang yang tak tersentuh siapa-siapa. Begitu masuk, dia tak berhenti di sana. Langkahnya masih berlanjut ke arah pintu berlapis. Begitu pintu rahasia terbuka, tampaklah sebuah tangga sempit menurun ke bawah. Lampu neon pucat berganti dengan cahaya kuning redup. Musik dari lantai atas perlahan sirna, tergantikan keheningan yang lebih padat, lebih berat, seakan udara berubah menjadi jerat. Lorong itu berakhir pada pintu bercat hitam. Sekali lagi, pemeriksaan dilakukan. Bukan dengan kartu, bukan dengan kata, melainkan dengan wajah Damian sendiri.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Atau mungkin… karena beban yang mereka bawa kini tidak terlihat, tapi terasa jelas. Langit perlahan berubah warna. Cahaya keemasan matahari sore memudar menjadi oranye, lalu perlahan tenggelam dalam abu-abu yang dingin. Evernight mulai menunjukkan wajah lainnya—wajah yang tidak lagi sekadar misterius, tapi juga menekan. Lampu-lampu mulai menyala satu per satu. Bukan untuk menerangi. Melainkan untuk menciptakan batas antara terang dan gelap.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Ia mengenakan jaket hitam, menyimpan flashdisk terakhir ke dalam saku, dan menatap papan di dinding yang bertuliskan tangan sendiri: > “Langkah keempat belas: Suara dari Dalam Gelap.” Lampu di ruangan padam satu per satu, meninggalkan hanya satu layar yang masih menyala, menampilkan baris kode dengan pesan terakhir: “Bayangan hidup bukan karena gelap, tapi karena cahaya masih ada.” ---
101.6K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Nada suaranya keras, penuh perintah. “Ini hanya kesalahan! Sebentar lagi akan menyala kembali!” Benar saja tidak lama kemudian, cahaya kembali menyala. Satu per satu lampu di aula itu hidup kembali, mengusir kegelapan yang sempat menelan segalanya. Namun ketenangan yang sempat dijanjikan Duke tidak pernah benar-benar datang. Karena saat cahaya itu kembali semua orang terdiam. Bukan karena lega. Melainkan karena apa yang mereka lihat… jauh lebih mengerikan daripada kegelapan itu sendiri.
9.6418.9K viewsCompletedAdded to Library 10.5K Times as door duisternis tot licht
Show Reviews (86)
Read
+Library
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Ia membakar rasa panik, cemburu, rasa bersalah, dan penyesalannya bersama ketebalan asap yang ia hirup dalam-dalam. *** Waktu bergulir tanpa belas kasihan. Cahaya sore yang temaram perlahan tenggelam, digantikan oleh pekatnya malam yang merayap turun. Lampu-lampu jalan mulai menyala satu per satu, memantulkan pendar keemasan di atas permukaan aspal yang mulai basah disiram gerimis tipis. Dua jam berlalu dalam keheningan yang menyiksa.
935 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Ruang ini bukan akhir. Ini adalah tengah. Kita… baru saja membuka bagian terdalam dari kegelapan. Tempat di mana cahaya bisa membunuh.” BERSAMBUNG
101.9K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

**Bab 1: Malam Pengkhianatan** Suasana pesta malam itu gemerlap. Cahaya dari lampu-lampu kristal mewarnai ruangan dengan kilauan emas, sementara suara tawa dan musik bercampur menjadi latar belakang yang riuh. Sarah berdiri di tepi ruangan, memegang gelas sampanye dengan senyum yang dipaksakan. Matanya terus mencari Adam, kekasihnya yang entah berada di mana. Sesuatu dalam hatinya terasa salah, sebuah firasat buruk yang tak bisa ia jelaskan.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Sebelum aku dan Tuan Early memasuki pintu di ruangan yang sangat gelap itu Tuan Early langsung mengambil sebuah lampu obor guna menerangi tempat itu agar aku dan Tuan Early tidak tersandung saat berjalan di ruangan tersebut. Setelah aku berjalan dan menuruni tangga di ruangan gelap itu selama 10 menit aku pun langsung melihat ada pintu yang terlihat sangat terang di sebelah kiri di jalan yang aku lewati saat ini. Pada saat aku melihat pintu itu Tuan Early pun langsung memerintahkan aku untuk masuk kedalam ruangan, lalu ketika mendapatkan perintah itu aku pun langsung memasuki ruangan tersebut. “Ahh... Akhirnya sampai juga ke tempat ini, aku capek sekali ketika melewati terowongan itu”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Kamar mandi berubah jadi tempat yang menakutkan bagiku. Dia sering mandi di sore hari. Uap air keluar dari celah pintu, bawa aroma sabun yang samar. Pernah suatu kali aku terburu-buru ingin masuk. Saat aku buka pintu, dia masih di dalam, sedang keringkan rambut, hanya pakai handuk yang dililit longgar. Tetesan air mengalir di otot-ototnya yang kekar. Dia tertawa. "Ngapain buru-buru? Aku sebentar lagi selesai."
49.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as door duisternis tot licht
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status