TERNODA DI MALAM PERTAMA
“Mmmh, apa Om nggak keberatan? Saya mau pulang ke apartment, sih.”
“Oh, begitu. Ok, Ok. Yang di mana?” tanya Darwis.
“ The Elements ya, Om.”
“Oh, di sana. Ok, kalau begitu. Nggak begitu jauh.”
Setelah itu, mereka kembali diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing. Dalam keheningan itu, terdengar bunyi keroncongan dari perut Darwis, yang memang sudah seharusnya diiisi dari jam tujuh tadi. Tapi, karena pekerjaan yang menumpuk, waktu makan malam jadi terlambat.
Hot Chapters