Aku Istri yang Tidak Dianggap
Taksi melaju semakin cepat, membelah jalanan ibu kota yang masih cukup lengang untuk dilalui, pandanganku masih menatap keluar jendela, menunggu detik demi detik semburat keemasan yang mulai muncul di ujung langit bagian timur, indah sekali.
“Saya terima nikah dan kawinnya, Safeea Azzahra Kalyani binti almarhum Setyo Ario, dengan emas kawin logam mulia sebesar sebelas gram dan seperangkat alat sholat dibayar tunai,” tegas dan jelas Damar mengucapkan kalimat ijab qobul saat akad nikah pernikahan kami.