DENDAM
Lelaki berperawakan tinggi, tegap dan berwajah tampan itu pun mengulas senyum kepadaku.
"Selamat malam, maaf mengganggu! Perkenalkan, saya Aldi, penghuni kamar sebelah." Lelaki itu mengulurkan tangan kepadaku.
Aku pun mengangguk, dan menyambutnya dengan ramah. Kemudian kutawarkan dia untuk makan malam bersama kami, dia pun tidak menolaknya.
"Bekerja dimana?" tanyaku, saat kami makan bersama.