Dendam dan cinta
"Dia sangat cantik, matanya besar. Rambutnya hitam panjang, dan sedikit ikal. Tidak ada gadis secantik Rania di mata mas,' kata Alex seraya membayangkan Rania berdiri di hadapannya, tersenyum. Seperti yang selalu dilakukan, saat mereka masih bersama.
'Sayang sekali, mas sudah menyia-yiakankan gadis itu. Mas sangat jahat ya ?' Alex menoleh kearah Arumi.
"Sabar Mas, pasti pintu maaf akan terbuka untuk mas Alex. Kita Doakan saja, semoga hari itu akan cepat datang,' kata Arumi.
"Mas ada gambarnya ?" penasaran Arumi, ingin melihat gadis yang sudah membuat hati Alex menjadi hancur. Walaupun sebenarnya, ini bukanlah kesalahan Rania. Tapi karena dendam Alex yang buta, menghancurkan kedua hati yang s
Hot Chapters