Bimbingan Malam Dengan Dosenku
seru Dina setengah berbisik, namun matanya melotot tajam ke arah sebuah manekin.
"Apa sih, Din? Ayo ke depan saja," ajak Alya, pipinya mulai terasa hangat saat melihat koleksi di stan tersebut.
Dina tidak menggubris. Ia justru menarik Alya masuk ke dalam stan yang menjual aneka ragam pakaian dinas malam wanita, mulai dari yang berbahan sutra lembut hingga yang paling berani. Dengan gerakan gesit, Dina mengambil sebuah lingerie berbahan lace tipis berwarna hitam pekat dengan potongan yang sangat minim dan transparan di beberapa bagian.