Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Seorang wanita di pangkuannya melenguh pelan, terbangun saat mendengar rintihan pria itu. “Tidak.” Derrick termenung, menatap langit-langit kamar yang gelap. Entah sudah berapa jam dirinya seperti ini. “Apa Anda mau main lagi, Duke?” “Denganmu?” “Kalau yang lain tidak membuat Anda puas, biarkan saya yang menghibur Anda.” Wanita yang hanya mengenakan himation, selendang panjang yang dililitkan untuk menutupi bagian intim tubuh, itu tersenyum manja.
10799 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as duk duk
Read
+Library
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Ya, sama aku juga kangen.” “Mas, aku beli daster sama Mama kemarin.” “Hah? Kamu mau pakai daster?” “Iya, biar nanti pas perutnya besar. Aku pakai daster aja.” Daster adalah baju panjang yang memiliki motif bunga atau batik bukan? Hanif sering melihat itu ketika bertemu di jalan dengan wanita hamil atau saat dia sedang ada di minimarket. Membayangkan istrinya memakai pakaian itu pasti terlihat sangat lucu. Apalagi tubuh Renjana yang sedikit kurusan. Pasti dia senang melihatnya. “Nanti pakai waktu kita berdua, oke! Simpan dulu dasternya.”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as duk duk
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Andini sampai terkekeh geli karena baru kali ini merasakan gerakan super aktif. "Pa, tuh! Dedeknya lagi zumba. Biasanya mah, seperti yoga, santai gerakannya. Sekarang aja, aktif banget, kayak zumba pakai lagu Despacito. Papa tahu gak Despacito? Itu loh group musik luar negeri. Oh iya, Andin lupa, Papa cuma tahunya Bang Haji Oma ya. Judi ...." Lagi-lagi Andini mengajak suaminya berbicara dari timur ke barat, selatan ke Utara, hingga akhirnya dia menguap berkali-kali.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 448 Times as duk duk
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

Bi Ina terkekeh malu-malu. “Ooh, gitu. Emang jengkol enak, ya, Bi?” Dagunya bertumpu di atas telapak tangan, menanti jawaban Bi Ina. “Buat orang yang suka pasti bilang enak, Sayang.” “Iya juga. Nanti aku mau coba, ya, Bi. Aku penasaran. Soalnya, orang-orang banyak yang suka, tapi aku belum pernah makan.” “Bo—
9.714.6K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as duk duk
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status