Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

POV Kanaya Duduk di sofa sambil mengelus perut yang kian membukit sambil menatap Dilan yang sedang sibuk memungut buah-buahan yang tercecer di lantai. Ada rasa sesak di dada saat tiba-tiba kedatangan tamu yang tidak disangka-sangka.
1098.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Ya … emang, momen-momen terakhir begini kadang bikin tegang. “Kupikir aku sedang tidur berjalan, tapi mataku masih terbuka lebar.” Sepertinya, siapa pun orang cerewet ini, dia lagi bicara sama aku. “Duke Dexter.” Duke Dexter adalah jenis pria flamboyan yang sangat perhatian soal penampilan dan kebersihan. Rambut hitamnya yang terkuncir itu kayaknya bahkan lebih panjang dan lebih halus dari rambut pirangku. Janggutnya selalu tercukur. Dan kumisnya diukir.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Lalu, tanpa di duga lagi, ia memelukku dengan erat, seperti tadi. "Makasih ya, Sis. Aku terhura." "Terharu, Du. Terhura apaan?" kataku membenarkan. Akhirnya, senyum terbit di bibir si Dudu, setelah ia melepaskan pelukannya. "Udah ah, jangan cengeng. Malu sama umur," ledekku. Dia cekikikan.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Meski pikirannya bercabang—memikirkan acara reuni dan ajakan kencan Guntur—Juda masih bisa memfokuskan diri pada laki-laki itu. "Saya cukup takjub karena laki-laki dewasa seperti kamu pengen main ke Dufan," unar Juda dengan jujur. Guntur tertawa. "Sejauh yang saya tahu, tidak ada batasan umur untuk pengunjung di Dufan. Jadi, bukan masalah bukan? Atau kamu pengen ke tempat lain?" Juda menggeleng. "Dufan is fine." "Great. So, kita ketemu lagi minggu depan."
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Tergoda Rayuan CEO Muda

Tergoda Rayuan CEO Muda

Happy Reading ***** Duduk melingkar pada sofa di ruang tamu, seluruh keluarga Wening telah menunggu kedatangan kekasihnya. Hidangan sederhana dan juga beberapa toples makanan ringan sudah tersedia di atas meja.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Hot Duda

Skandal Cinta Hot Duda

“Minunlah. O ya, sebentar. Nyonya Ann membuat puding di kulkas.” Setelah semua terhidang di meja, Peter pun ikut duduk bersama Tricia. “Jadi, kita sudah bisa berbicara sekarang,” ujar Peter. Tricia tersenyum. Laki laki ini terlihat jauh lebih santai di matanya. “Kau tidak bekerja?” tanya Tricia. “Dari kemarin, Emily merengek meminta seekor anjing pudel. Kau tahu sebuah rumah yang berada di samping sekolah Emily?” tanya Peter.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Duda

Istri Kedua Sang Duda

Yang berada di dalam dada terasa berdegup dengan kencang, mereka kini hanya berdua saja di ruangan yang megah dan luas ini. Terasa jari hangat itu menyentuh tengkuk berikut kalung yang dilepaskan dengan perlahan, benda itu kini telah berada pada torso yang terletak di atas meja. Mereka bersentuhan fisik memang bukan yang pertama kali, dahulu sering sekali tapi hanya terbatas pada pelukan juga kecup kecil di dahi ketika ada hari istimewa. Sekarang orang itu telah resmi menjadi suaminya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

tutur Ardian, membuat Ayu semakin pusing dibuatnya. "Jelaskan sekarang juga!" pinta Ayu. "Maaf aku telat mengucapkan selamat hari jadi untukmu, lagipula aku pria biasa yang bingung bagaimana memberikan kejutan untuk kamu, di hari spesial kamu, jangan salah paham Ayu, aku memeluk Sasmitha, karena aku tidak tahu melakukan apa lagi selain memberimu bunga, coklat, hadiah, aku meminta Sasmitha untuk mengajariku berdansa agar kau suka dengan kejutan ini!"
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Bahkan Gia karena kaget spontan menelan paksa kue yang saat itu masih ada dalam mulutnya. “Kiara lo yang bener dong. Serius duda?” tanya odisa. “Ngarang lo ya,” tambah Hagia. “Ya beneran. Sean itu Duda. Artinya apa? Artinya dia sudah pernah nikah. Udah ada cewek lain di kehidupannya sebelum gue. Jadi ya ... nggak usah berekpektasi lebih tinggi sama dia. Nikah hanya sekadar status. Jangan berharap lebih.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat  Duda Cerewet

Terjebak Hasrat Duda Cerewet

"Praaaangg!" Belum hilang rasa terkejut mendengar ucapan duda cerewet itu, Laura sudah dikejutkan lagi oleh suara benda yang mencium lantai. Suaranya nyaring sekali membuat telinga Laira berdenging. Matanya terbeliak lebar melihat cutil yang tadi digunakan Oma Beth untuk mengaduk nasi goreng telah berada di ujung kaki duda cerewet. ***
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai cuddle duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status