Ah! Mantap Mas Ramli
Sandra dibuat bingung dengan sikap kakak iparnya yang sekarang mudah-mudahan sekali marah dan emosi.
"Mbak Vina kenapa ya? Nggak biasanya loh dia marah kek gitu!" pikir Sandra yang membuat Ramli menghembuskan napas panjang seperti sedang kuda-kuda.
"Begitulah wanita, dikit-dikit marah nggak jelas. Itulah kenapa saya tidak ingin nikah lagi, mending berkelahi dengan pekerjaan banyak, cucian banyak, motong rumput, naik genteng, beres-beres, masak, daripada menghadapi satu wanita yang sedang marah!" kata Ramli sambil menyilangkan kedua tangannya.