Ketika Istriku Minta Talak
ucapku menenangkan keduanya.
“Ok, kau bujuk perempuan lemah itu! Taunya nangis, aja!” omelnya kembali fokus ke jalan raya.
“Bu Embun, ayo, dong! Jangan lemah. Hapus air mata ini! Nama ibu memang Embun, tapi bukan berarti, Ibu harus menitikkan embun di setiap ada masalah! Embun itu lambang kesejukan, bukan lambang kecengengan. Embun itu kuat, berkilau, jernih, elegant! Ibu harus seperti itu! Yakinlah pasti bisa!” ucapku menggengam erat tanganya.