Satu Malam Untuk Selamanya
Biar lukaku semakin dalam atau agar aku makin insecure?
Aroma parfum mahal yang semakin lama semakin jelas terhirup oleh hidungku.
Tak lama setelahnya sosok itu menampakkan wujudnya.
Sosok yang dideskripsikan Mbak Emma dengan tepat. Cantik, tinggi, bening, anggun, jelita, persis bidadari. Sosok yang membuatku semakin merasa nggak ada gunanya.
"Permisi, Mbak, ada mancis?"