Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir
Sementara Yurika duduk di ujung meja, memperhatikan semua dengan diam, tapi penuh makna.
Zolin menoleh pada Amora sambil tersenyum lebar. “Kakak Amora, suapi Olin, ya?”
“Tentu, Sayang.” Amora mengambil sendok kecil berwarna pink yang memang selalu dipakai Zolin.
Suapan pertama disodorkan, dan Zolin membuka mulutnya lebar-lebar dengan ekspresi lucu. “Aaaa... nyam!” katanya riang.