Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Dingin Sang Presdir

Istri Dingin Sang Presdir

Kalau terlalu tegang, nanti malah putus urat saraf! “Namun, lihatlah dia! Bukannya berterima kasih, malah terus-menerus melempar tatapan kesal padaku” pikirnya. Setelah selesai mempresentasikan rencana strategisnya, Xavier Rainier merasa tenggorokannya kering. Dia bahkan mulai merasa seperti tenaga kerja murah yang dieksploitasi! “Coba lihat, bukankah ini penyiksaan yang terang-terangan?”
1014.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

“Sayang sekali kau tidak ikut pameran tahun ini.” Summer menunduk sebentar sambil merapikan sudut bingkai di depannya. “Maaf, Pak. Saya banyak tugas.” “Tidak masalah.” Pak Aris mengangguk pelan lalu melipat kedua tangannya di depan dada. “Tapi jangan pernah lelah dengan seni, ya.” Summer mengangkat kepalanya. Pria itu tersenyum tipis. “Kau berbakat.”
10685 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

tegur Artha Ai melonjak, terkejut dari tempatnya berdiri. Ia mengelus dada dan mengucek matanya memastikan bahwa penglihatannya tidak salah. “ARTHA.” Note : Pajak= Pasar. Bersambung
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Istri Status Pembantu

Istri Status Pembantu

Ini saja leherku seperti dicekik. "Zareen ini, masih muda loh. Tapi enggak malu ya, kerja sebagai ART. Hebat, loh.” Makasih banyak, Bu atas pujian Anda, tapi sungguh saya lebih berkali-kali lipat bahagia bila Anda pulang membawa serta putri Anda. Bisa tidak, sekali saja apa yang ada di hati benar-benar keluar biar tidak nyesek banget di sana.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
ISTRI RAHASIA TUAN BESAR

ISTRI RAHASIA TUAN BESAR

“Ck, kamu kok udah jalan-jalan aja sih? Enggak denger kata dokter tadi? bed rest Maira, istirahat.” “Oh, bed rest itu maksudnya istirahat?” “Astaga, iya. Bed rest artinya kamu enggak boleh ngelakuin apapun selain tiduran di atas ranjang.” Mata perempuan itu spontan membulat, ia sama sekali tidak meyangka kalau kata-kata keren seperti bed rest memiliki arti semenyebalkan itu. “Terus kerjaan saya gimana dong pak? saya baru kerja sebentar, kalau saya di pecat gimana?”
10292.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai exert artinya
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Lil Seven
Wowwww baik maira dan ghiana sama-sama hamil di saat bersamaan??? 😰😰😰 Pasti seru banget ini ceritanya nanti, bakal aku pantengin apakah maira bakal jadi pengganggu rumah tangga atau bagaimana hehe Keren ceritanya 😍
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
Baca Semua Ulasan
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

Aku berpikir cukup lama, kemudian mengubah posisi menjadi duduk bersila di sofa. “Alasannya?” tanyaku. Mas Ezar meraih tangan ini dan meletakkan dagu di lututku. “Aku gak mau kamu terlalu capek, Sayang. Nanti juga kamu bakal kerja lagi, kan? Terus sekarang sampai beberapa bulan ke depan tangan kamu masih pemulihan. Jadi, gak apa-apa ya kalau kita ambil ART untuk bantu-bantu kita di rumah?”
9.991.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai exert artinya
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Membuatmu Takluk Padaku

Membuatmu Takluk Padaku

kata ART itu. “Raya sudah pulang?” Tiba-tiba senyum lebar merekah di wajah Kai, seperti anak yang baru dapat kabar bahwa dia mendapat hadiah. “Iya, Pak. Tapi Ibu cuma sebentar habis itu pergi lagi. Tadi sempat tanyain Bapak sih apa bapak ada di rumah, saya bilang ada. Tadi baru selesai olahraga. Mungkin mandi. Eh, nggak lama ibunya pergi lagi. Kelihatannya sih buru-buru,” lapor ART itu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Otak mungilku ini mendadak lemot, berusaha keras mencerna arah pembicaraan Paman Karyo. "Paman sudah mikirin ini matang-matang dari kemarin. Paman mau kamu yang jadi ART di rumah ini." Aku seketika melongo. “Heh? S-saya? Jadi ART?” "Iya! Daripada kamu capek-capek jadi OB di kantor dengan gaji pas-pasan, mendingan kamu kerja di sini. Kamu jagain tante dan sepupumu kalau Paman lagi dinas luar. Paman bakal kasih gaji dua kali lipat—ah, nggak, tiga kali lipat dari gajimu di kantor. Gimana?"
1091.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

balas Danu dari sana. *** Sekitar 10 orang ART sudah mulai membereskan barang-barang mereka. Haryadi tidak mau tahu, mereka diberi waktu selama 1 jam dan semua harus pulang kampung bahkan tanpa bayaran pesangon. Raut sedih, kecewa, marah, dan kehilangan tampak di wajah mereka. Hal tersebut paling dirasakan berkali-kali lipat oleh Halimah, seorang ART yang paling dekat dengan Mama Ami. Wanita paruh baya itu bertugas mengontrol kinerja para ART lainnya. Selain itu, ia juga diberi tugas apapun di luar pekerjaan rumah tangga.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Namun, di balik kekecewaannya, ada cahaya kegigihan yang belum pernah Ares lihat sebelumnya. “Seni bukan tentang tidak memadai,” kata Ares, mengambil kuas dari tangannya. “Ini tentang ekspresi. Coba lagi. Tapi jangan pikirkan. Rasakan.” Dia menuntun tangannya ke atas kanvas, membantunya membuat sebuah goresan panjang berwarna merah. “Apa yang kau rasakan sekarang?” “Frustrasi,” jawab Elara. “Bagus. Ekspresikan itu.”
899 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai exert artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status