Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

Bianca lalu mengambil iPod-nya di tasnya, tetapi sialnya ia lupa mengisi baterai iPod itu. Bianca lalu berpindah ke sofa, berharap suara gaduh dari unit Marco tidak terlalu terdengar jika ia sedikit menjauh dan setelah hampir tiga puluh menit suara gaduh itu pun berakhir. Bianca menghela napas lega lalu berpindah ke tempat tidurnya dan menarik selimut lalu memejamkan matanya. Sayangnya ia baru terlelap beberapa menit dan harus terjaga kembali karena suara dari unit Marco, kali ini bukan suara gaduh, melainkan suara wanita yang mengerang disertai decitan suara ranjang dan spring bed yang sangat mengganggu.
10133.7K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Latihan Perdana: Metronom Neraka Setelah lari pagi yang membuat Galang hampir memuntahkan kembali paru-parunya, mereka digiring ke dalam gimnasium raksasa. Di tengah lapangan, sebuah alat aneh terpasang. Itu adalah metronom digital raksasa yang terhubung ke sistem speaker gimnasium. TAK... TAK... TAK... TAK... Suaranya sangat keras dan stabil pada tempo 120 BPM.
942 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
My-Ex

My-Ex

sahut Dante, "Aduh… kamu ini ya! Jangan lakukan hal seperti ini lagi ya, aku nanti bisa beneran marah loh!" Cetus Dessy, "Aku minta maaf deh… sudah jangan marah lagi ya, sayang…" ucap Dante membujuk, "Janji ya jangan ulangi lagi!" Tegas Dessy menjawab Dante. "Iya aku janji, tidak akan mengulanginya lagi. Jangan marah ya…" ucap Dante.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 561 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Crash Melody

Crash Melody

Zevan berdiri di belakang seorang komposer. Laki-laki itu tampak serius mengedit dan menambahkan efek suara di lagu-lagu yang akan dirilis untuk album ke tiga Evolution. “Eh kayaknya musiknya bagus yang lo edit kemaren deh,” kata Zevan setelah menempelkan headphone ke salah satu telinganya. “Yang mana?” kata Anto, “gue ngedit satu lagu nggak cuma sekali dua kali anjir.”
3.8K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

Ya, mungkin waktunya tidak tepat. Tentu saja, Bodoh. Hanya saja saat ini aku tak punya tenaga untuk menamparmu atau meladenimu, “Tolong antarkan aku kembali ke acara,” Leyna memilih tak menjawab dan meminta tolong pada Xavier. Ia hanya pingsan selama dua puluh menit saja. Acara itu pasti masih berlangsung. Setidaknya ia harus memberi ucapan penutup. “Kau gila? Kau belum – “
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 810 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

“Dengan temperamenmu yang seperti itu? Aku terkejut kau bisa bertahan enam bulan disini sebelum serangan pertama datang.” Ejekannya membuatku geram. Tapi aku tidak boleh terpancing. Detak jantungku sudah hampir mencapai seratus sepuluh dan itu buruk. Aku harus melambatkannya. Batasku hanya boleh 70BPM, atau lebih rendah dengan latihan rutin. “Jika kau mendoaanku agar cepat mati, aku terima, dan semoga doamu cepat terkabul. Sekarang pergilah, kau mirip zombie. Dan aku ingin beristirahat tanpa gangguan.” Usirku memalingkan muka.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 491 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Hello, My EX

Hello, My EX

Tolong, jangan ditiru, ya? "Ogah ya gue dijadiin bahan taruhan. Seisi dunia ini aja nggak bakal cukup buat nebus gue. Cause Why? Gue ini spesial," ucap Rea dengan lantang. Jika tadi Reno yang ditoyor, kini gantian Rea dilempari bola kertas oleh teman-temannya. Sedang asyik tertawa, satu notifikasi yang masuk ke ponsel Rea membuat tawa gadis itu perlahan meredup. Satu nama yang sedang susah payah dia hindari, kini seakan gencar mendekat.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku menatapnya dengan sangat serius. "Yes!" "Baiklah. Aku akan ikut kemanapun kau membawaku..." jawabku dan tersenyum padanya. Mobil Lee Sin melaju lebih cepat dari yang ku kira. Sin memutar musik di dalam mobil dan mengikuti dentakannya. Lagu "You" dari SNine membuat suasana malam yang dingin ini terasa hangat. Aku mulai menghayati setiap liriknya, terasa seperti suasana hati yang sedang ku alami saat ini.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Membuat Arziko buru-buru berdeham dan mematikan musik. Sumpah, ketiban sial apa, coba, dia harus berurusan dengan teman SD nya yang sangat galak itu?! Siapa suruh elo bikin dia nangis hampir setiap hari selama dua tahun lamanya karena ulah nakal lo itu? batin Arziko mengingatkan, membuatnya mendengus tanpa sadar. “Lo bisa turunin gue kalau nggak suka gue ada di mobil lo. Gue bisa naik taksi.”
6.7K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as exo don't mess up my tempo
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status