Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

Bianca lalu mengambil iPod-nya di tasnya, tetapi sialnya ia lupa mengisi baterai iPod itu. Bianca lalu berpindah ke sofa, berharap suara gaduh dari unit Marco tidak terlalu terdengar jika ia sedikit menjauh dan setelah hampir tiga puluh menit suara gaduh itu pun berakhir. Bianca menghela napas lega lalu berpindah ke tempat tidurnya dan menarik selimut lalu memejamkan matanya. Sayangnya ia baru terlelap beberapa menit dan harus terjaga kembali karena suara dari unit Marco, kali ini bukan suara gaduh, melainkan suara wanita yang mengerang disertai decitan suara ranjang dan spring bed yang sangat mengganggu.
10127.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Latihan Perdana: Metronom Neraka Setelah lari pagi yang membuat Galang hampir memuntahkan kembali paru-parunya, mereka digiring ke dalam gimnasium raksasa. Di tengah lapangan, sebuah alat aneh terpasang. Itu adalah metronom digital raksasa yang terhubung ke sistem speaker gimnasium. TAK... TAK... TAK... TAK... Suaranya sangat keras dan stabil pada tempo 120 BPM.
759 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Audacity

Audacity

Adrian Tuan Dohl Downson memiliki badan besar tak kalah dengan banteng. Ketika menunggang alat rodeo, seperti melihat banteng naik sapi. Ketika musik Ghost Rider in The Sky mulai membahana, mengiringi goyang alat rodeo yang seperti meminta ampun keberatan, badan Tuan Dohl mulai bergoyang seperti kena gempa. Pasti susah menjadi mesin rodeo yang harus membuatnya tetap bergoyang, kalau bisa menjatuhkannya
9.714.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

sahut Dante, "Aduh… kamu ini ya! Jangan lakukan hal seperti ini lagi ya, aku nanti bisa beneran marah loh!" Cetus Dessy, "Aku minta maaf deh… sudah jangan marah lagi ya, sayang…" ucap Dante membujuk, "Janji ya jangan ulangi lagi!" Tegas Dessy menjawab Dante. "Iya aku janji, tidak akan mengulanginya lagi. Jangan marah ya…" ucap Dante.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Crash Melody

Crash Melody

kata Anto, “gue ngedit satu lagu nggak cuma sekali dua kali anjir.” Zevan tertawa. “Yang kemaren sore kalo nggak salah,” kata Zevan. Anto lalu mencari editan yang Zevan maksud di beberapa file yang dia simpan. “Kemaren sore ... kemaren sore,” gumam Anto pelan sambil menggerakkan mouse di tangan kanannya, “nah yang ini bukan?” Zevan mendengarkan lagi suara yang keluar dari headphone dengan seksama. Dia lalu mengangguk-angguk. “Iya yang ini nih,” katanya.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Fokus, jangan goyah, jangan cemen. To be continued...
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

“Dengan temperamenmu yang seperti itu? Aku terkejut kau bisa bertahan enam bulan disini sebelum serangan pertama datang.” Ejekannya membuatku geram. Tapi aku tidak boleh terpancing. Detak jantungku sudah hampir mencapai seratus sepuluh dan itu buruk. Aku harus melambatkannya. Batasku hanya boleh 70BPM, atau lebih rendah dengan latihan rutin. “Jika kau mendoaanku agar cepat mati, aku terima, dan semoga doamu cepat terkabul. Sekarang pergilah, kau mirip zombie. Dan aku ingin beristirahat tanpa gangguan.” Usirku memalingkan muka.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku menatapnya dengan sangat serius. "Yes!" "Baiklah. Aku akan ikut kemanapun kau membawaku..." jawabku dan tersenyum padanya. Mobil Lee Sin melaju lebih cepat dari yang ku kira. Sin memutar musik di dalam mobil dan mengikuti dentakannya. Lagu "You" dari SNine membuat suasana malam yang dingin ini terasa hangat. Aku mulai menghayati setiap liriknya, terasa seperti suasana hati yang sedang ku alami saat ini.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Membuat Arziko buru-buru berdeham dan mematikan musik. Sumpah, ketiban sial apa, coba, dia harus berurusan dengan teman SD nya yang sangat galak itu?! Siapa suruh elo bikin dia nangis hampir setiap hari selama dua tahun lamanya karena ulah nakal lo itu? batin Arziko mengingatkan, membuatnya mendengus tanpa sadar. “Lo bisa turunin gue kalau nggak suka gue ada di mobil lo. Gue bisa naik taksi.”
6.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai exo don't mess up my tempo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status