BLACK EYE : When The Story Begin
Andra pun menyalakan motornya dan bersiap kembali ke arah jalan utama, namun tak ku sangka ia akan membuka kaca helm nya, bahkan tersenyum padaku, dan mengatakan “istirahat, jangan nangis lagi.”
Setelah membereskan kamar tidurku yang entah sudah berapa lama berdebu, aku memilih untuk mandi, dan membersihkan keringat yang masih menempel di tubuhku. Air mengguyur dengan deras menabrak setiap sel yang ada di bagian atas kepala, dan rambutku. Saat mataku terpejam, berbagai ingatan tentang hari ini kembali berputar di kepalaku, setiap potongan kejadian menjadi semakin jelas saat aku memikirkannya kembali, sehingga aku memilih untuk membuka mataku, dan merasakan jatuhnya setiap bulir air menghunja
Hot Chapters