Nafkah yang Keliru
“Bukan begitu, tapi tadi Musa bilang masa mobilnya udah enggak ada. Akang pikir kamu tahu sesuatu.”
“Aku tuh sebenarnya capek ngomong sama Akang. Bahkan enggak peduli kalau yang diomongin Ibu benar atau bohong buat Akang semua itu tetaplah sebuah kebenaran. Berbeda dengan kami, Akang enggak akan peduli jika kami berkata jujur, hanya karena itu sedikit menjelakkan keluarga Akang di kampung. Akang ngiranya pasti itu semua bohong. Jadi, untuk hal ini sebaiknya Akang datang dan pastikan sendiri di kampung. Jangan sampai ibu kirim pesan ke aku lagi. Nuduh aku yang macam-macam padahal kenyataannya, apa yang aku tuduhkan memang benar.”