About Me Alshameyzea
tanya Keenan lagi, matanya menyelidik saat dia melihatku hanya terdiam, menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu.
"Sheena, terkadang kita dibunuh oleh pikiran kita sendiri, padahal itu belum tentu akan terjadi."
---
--
"Kenapa pikiranku saat ini dipenuhi oleh nama Keenan sih?" Aku melendeh di kursi teras, membiarkan diriku tenggelam dalam keraguan. Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, tetapi rasa kantuk yang seharusnya datang justru tak kunjung menghampiri. Akhirnya, aku memutuskan untuk keluar rumah, duduk di bawah langit malam yang penuh bintang. Ini adalah salah satu kebiasaanku untuk menenangkan pikiran.
Hot Chapters