SHANIA
"Ya!"
"Wah, lepas dari jerat hutang itu adalah hal yang paling saya impikan selama dua tahun ini. Keinginan apa lagi yang saya dambakan? Tidak ada!" Zidan tampak sekali terharu. "Ah, saya akhirnya bisa menjalani hari-hari dengan tenang, dan lepas dari penagih hutang yang cerewet dan gampang kalap itu! Oh, Tuhan, betapa baiknya Engkau padaku. Maaf, Tuan," Zidan bertanya dengan sopan," bolehkah saya tahu, siapa nama Anda?"
"Alan," jawab Alan singkat.
Hot Chapters