Sweet Dreams
kata Rayyan merapikan rambut Gea.
"Sial! Apa yang Rayyan lakukan dihadapanku? Apa dia tidak mengerti jika aku merasa cemburu," gerutu Feby dalam hati.
"Hm ... Feby, kau belum mengatakan apa tujuanmu kemari, kan?" tanya Rayyan.
"Eh, iya, Rayyan. Aku mendengar jika Paman sudah sadar, jadi aku kemari untuk menjenguknya."
"Oh, memang sudah. Ayah baru saja sembuh, kau ingin bertemu dengannya sekarang?"
Hot Chapters