Marriage Partner
Lamaran dari Gevan ini hanya bunga lamunannya saja yang kadang keseringan overdosis baperan.
Tapi...
"Kenapa?" Tanya Aluna tak mengerti. "Kenapa Pak Gevan melamar saya yang tidak cantik, tidak perawan, dengan kondisi hamil pula?"
Seringai tipis terukir di bibir pink memikat dengan belahan di tengahnya itu. "I have my own reason," kilah Gevan cepat. "So, would you be my marriage partner, Aluna?"
Suara Gevan yang sedikit serak entah kenapa terdengar begitu seksi di telinga Aluna, meskipun istilah 'marriage partner' yang digunakan Gevan itu sebenarnya sangat mengganggunya.