Terpikat Hasrat CEO Dingin
Setelah makan, Lucian mengajakku ke hot tub di luar kabin, tempat kami bisa melihat aurora borealis dengan jelas.
Air hangat di hot tub terasa sempurna di tengah udara dingin, dan aurora menari-nari di langit dengan warna hijau dan ungu yang memukau. Aku bersandar di sisi hot tub, menatap langit, tapi Lucian menarikku perlahan hingga aku duduk di pangkuannya. Tangannya melingkar di pinggangku, dan aku bisa merasakan detak jantungnya di punggungku.
“Seraphina,” ujar Lucian pelan, suaranya hampir tenggelam oleh desau angin. “Jangan ragu dengan apa yang kau rasakan malam ini."
Hot Chapters