Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Langit Merah

Langit Merah

Membentuk pusaran yang mengelilingi mereka dan mereka berdua berada di dalamnya. Rena melompat atau bisa dikatakan terbang ke atas pusaran dimana bagian atasnya terbuka dan menampakkan Hans dan Helen sedang berdiri diantara aliran air yang berputar. Yang membuat Fiona takjub adalah saat Rena melompat dengan kakinya yang mengeluarkan api. Rena terbang di udara dengan kaki yang terbakar. Dia mengingatkan Fiona dengan benda yang terbuat dari logam dan bisa terbang menembus udara menuju angkasa. Tapi Fiona tidak mau memikirkan itu sekarang. Ia terfokus dengan aksi mereka.
102.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 59 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Namun kejadian ini menjadi luar biasa ketika dilakukan oleh orang luar yang bahkan belum terdaftar menjadi Penghuni tetap dari Akademi! "Dia berada di Ranah Cakra Langit Level 2, sungguh bakat yang mengesankan untuk seorang calon Kandidat!" Aurora, gadis cantik dengan mata coklat, selaras dengan rambutnya yang sebahu berwarna coklat. Dia juga terlihat seperti Boneka cantik yang baru saja dipajang di etalase Toko. Wajahnya yang memiliki Ras Mediterania tersenyum datar. Sejujurnya, dia menganggap hal ini adalah perkara biasa saja.
9.272.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 2.7K Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Alunan musik serta orang-orang yang mengobrol di kafe itu sedikit pun tidak berniat untuk memahami keheningan keduanya. Awan saat ini memandang ke luar jendela. Langit mulai gelap meskipun belum jam lima sore. Ia menegakkan punggungnya dan mulai mengarahkan matanya pada wanita itu. “Apa karena kau juga mendengar rumor tentangku? Aku tahu kau bukanlah wanita yang terlalu memperhatikan pendapat orang,” selidik Awan. “Memangnya rumor itu penting? Semua orang melakukannya.”
103.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 120 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Sky and Earth

Sky and Earth

Amara tidak akan mau lagi bermain-main dengannya, ia harus segera pulang. "Mau singgah dulu di taman?" tanya Rian. Amara menengok ke samping. Walau tidak bisa melihat lewat tempatnya berdiri. Di taman tersebut ada danau dan beberapa angsa yang sudah Amara anggap seperti keluarga dan memberikan mereka makan. Danau tersebut dikelilingi oleh jalan dengan lampu taman dan pohon yang sengaja ditanam agar rindang. "Enggak."
102.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 108 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

tebak Langit menunjuk biang keladi yang menyebabkan Bulan tahu soal elang emas. "Bukan salah dia. Aku yang ingin tahu, Mas," kata Bulan. "Elang emas itu ... masa lalu dan kamu adalah masa depanku," kata Langit. Bulan terkekeh dalam hatinya pun tersipu. Dia lalu menyuapkan kembali makanan ke mulut Langit. "Apa tato ini ... adalah tanda kalau Mas adalah anggota Elang emas?" tanya Bulan. Dia menyentuh lengan Langit yang terdapat tato sayap burung.
800 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 25 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Api di depannya bergetar — lalu berubah warna, dari biru menjadi ungu, lalu kembali ke biru. Lelaki tua itu tersenyum. “Ya… mungkin waktunya hampir tiba.” ⸻ Di malam yang sama, Lyra berdiri di tepi tebing, menatap horizon. Langit berwarna abu-ungu, dan aurora lembut melintas di cakrawala. Dari balik kabut, seekor naga kecil berwarna perak muncul—makhluk langka yang dulu dianggap hanya bagian dari dongeng. Ia terbang mengitari Lyra, lalu berhenti tepat di depan wajahnya.
1.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 28 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Keheningan dan kesungguhan menyelimuti seluruh ruangan, memaksa Xi Feng untuk menundukkan kepalanya, mengikuti dengan cermat di belakang Hsiao Fengyun. Namun, Awan Surga telah menjadi matanya, menyampaikan setiap detail yang dapat diperolehnya langsung ke dalam pikirannya. Berkat gambar dari Awan Surga, dia melihat bahwa Mutiara Malam yang menghiasi langit-langit sebesar kepalan tangan bayi, menjelaskan kecerahan aula yang luar biasa. Kejernihan ini juga memberinya pandangan yang lebih baik pada para hadirin.
9.2116.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 4.0K Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

Sedangkan Zea hanya bisa tertawa sembari menatap sang Ummi yang juga ikut tertawa melihat tingkah Aufa. Setelah saling melepas rindu satu sama lain, Zea beserta Ummi dan Aufa segera meluncur menuju tempat kediamannya. Perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Magelang membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam untuk bisa sampai. Zea yang sepertinya masih merasakan jet-lag lebih memilih berbincang dengan Ummi dan Aufa selama perjalanan menuju Magelang dibanding memejamkan mata dan terlelap.
2.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 78 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

BLAAAAR!!! Hancurnya rantai hukum spasial yang mengunci gerbang emas raksasa itu memicu gelombang kejut yang membersihkan awan kelabu di atas Kota Jianghai dalam radius puluhan kilometer. Di mata manusia fana, langit seolah mendadak terbelah dan menampilkan pendaran cahaya aurora keemasan yang teramat indah, tanpa mereka sadari bahwa di atas sana, pertempuran yang menentukan nasib planet ini sedang bergulir.
553 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 19 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang

Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang

Rambutnya berantakan diterpa angin Islander, wajahnya dipenuhi rasa lelah karena pencarian yang terburu-buru. Dia membungkuk, kedua tangan di lutut, terengah-engah. Tapi matanya menyala, terkunci tepat ke wajahku. Dan pada saat itu juga .... Langit hitam di belakangku mulai perlahan menyala. Cahaya hijau dan ungu mengalir dari tepi langit. Aurora Borealis, seperti pita sutra raksasa yang hidup, mulai menari perlahan di atas kepala kita.
2.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 100 Vezes como film angkasa dan aurora
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
456789
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status