Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibeli Mafia Kejam

Dibeli Mafia Kejam

Alex menelisik raut wajah kedua pria bertubuh kekar itu. "Katakan. "Alex kembali membuka suara tapi kedua pria itu hanya menundukkan wajahnya. Tidak ada yang berani menatap ke arah Alona. Tapi sepertinya percuma saja mereka berdua diam.Alex sepertinya sudah mengetahui siapa dalang dari semua ini. Pemimpin Black Dragon itu tersenyum menyeringai. "Apa kalian berdua bisu?Aku bertanya tapi kalian berdua hanya diam saja. Hal itu sungguh membuat ku kesal. "
1036.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Tapi, saat panggilan video, aku melihat hal aneh. Tahi lalat di jari penculik itu sama persis dengan milik Yansen." Suara Ayah pelan, namun penuh wibawa, seolah-olah mampu menembus kedalaman hati. Setiap kata yang diucapkannya menghantam tepat pada kebohongan yang dibangun Kiara. Wajah Kiara seketika pucat, dia menggigit bibirnya. "Om Teddy, itu hanya dugaanmu. Mana mungkin aku melakukan hal semacam itu!" Namun, Ayah tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
My Cold Daddy

My Cold Daddy

Ujar Mia yany memang enggan menjelaskan hal ini lewat panggilan suara karena lebih suka berbicara langsung. "JAWAB DULU YAYA! KAU DIMANA SIH? JANGAN BUAT AKU MATI PENASARAN HEH!" Mia menolehkan kepalanya menatap Liam, "Liamku sedang ngambek saat ini dan aku harus mengurusnya terlebih dahulu. Bye Lala!" "HEY, JANGAN BILANG KAU BERADA DI---" Panggilan itu berakhir sebelum Mila mengakhiri ucapannya. Namun Mia sudah tau apa yang akan dikatakan oleh sahabatnya itu.
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Dia Milikku

Dia Milikku

ucap Dita dengan tertawa seakan akan dia menunjukan sikap bahwa dia sudah membaik. "Ihh kok suaranya sudah kayak orang sehat gitu sih ya Dit, niat nya sih menghubungi kamu tuh memastikan gitu lo kamu ada di mana, ya karena aku pengen main aja kerumahmu?" kata Sinta kepada Dita. "Yaelah main doang? Pakek acara nelpon dulu ya huh biasanya juga langsung oteweh aja kamu," ketus Dita kepada Sinta.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Batin Melviano. “Kau tidak pulang? Kasihan istrimu. Tapi suara istrimu sungguh membuat gendang telingaku sakit,” adu Damian saat mendengar suara Kaila dari sebrang telepon. Suaranya benar-benar seperti kaleng rombeng.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

ucap Mila "Hm, iya... apa Mil?" tanya Dirga masih fokus menatap ke arah layar tv. "Anu, mau minta tolong," imbuh Mia membuat Dirga menoleh ke arahnya. "Minta tolong apa?" tanya Dirga. "Sini!" Mila melambaikan tangan mengajak Dirga menjauhi Wawan. Dia malu jika sampai Wawan mendengar. Dirga mendekati Mila, mereka berdua sedikit menjauhi Wawan.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Part 19 Nang! Ning! Nang! Dung! Nang! Ning! Nang! Dung! Suara itu terderngar di kejauhan. "Nduk, Mila." Dyah memanggil Mila yang sedang asik membaca buku. Hem.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

"Krakkk! Krakkk!" "Suara apa itu?" tanya Mila kaget. Mila menarik kepalanya dari lipatan lutut. Matanya melirik ke segala arah. Dia yakin mendengar suara yang aneh. Seperti suara retakan. Suaranya juga sangat keras. "Raya, apa kamu dengar suara yang tadi?" tanya Mila kepada Raya. "Aku tidak mendengar suara apapun. Jangan-jangan kamu salah dengar," sahut Raya.
838 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Dia berusaha mencairkan suasana agar tak canggung. “Kenapa kakak tak pantas mellow? Apa salahnya kalau kakak mellow? Kakak juga manusia biasa yang bisa merasakan sedih.” sahut Revan lirih. “Jangan mellow kak berat, biar Archand saja.” tukas Archand dengan menirukan nada bicara Dilan terhadap Melia. Dilan merupakan idolanya saat masih remaja, dia selalu meluangkan waktu untuk menonton film favoritnya itu.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Dipencetnya tombol, lalu didengarnya suara itu. "Assalamualaikum, Dilan!" sapa suara di kejauhan. Dilan tertegun dengan suara wanita yang sepertinya pernah dia dengar. Namun di mana, dia lupa. "Maaf, apa saya mengenal Anda?" Akhirnya Dilan bertanya setelah dia merasa mengenal suaranya. "Aku Sisil, Dilan." Suara di sebrang menjelaskan siapa dirinya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai milea suara dari dilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status