Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tesis Filantropis

Tesis Filantropis

Sebelum matahari semakin memunculkan dirinya, Edith bangkit dari kasur dan langsung membuka kulkas mereka. Tidak banyak bahan makanan karena di awal bulan ini mereka berdua belum sempat untuk berbelanja kebutuhan sandang. Karena itu, Edith terpaksa hanya memasak roti isi telur omelette dengan saur cabai dan saus mustard yang tinggal tersisa sedikit. Sebenarnya, hampir tiga hari ini Edith dan Misa hanya sarapan dengan menu yang sama, agak bosan namun harus bagaimana lagi.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as filosofi telur
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Teh itu hangat dan memiliki aroma yang menenangkan. Pria tua itu tersenyum tipis. "Pertanyaan pertama: Apa yang lebih dulu ada—ayam atau telur?" Chen Long tersenyum kecil. Ini adalah pertanyaan klasik yang telah diperdebatkan selama ribuan tahun. Namun dengan ingatannya sebagai Kaisar Dao Tak Terkalahkan di masa lalu, dia memiliki perspektif yang berbeda.
618.4K viewsCompletedAdded to Library 589 Times as filosofi telur
Read
+Library
ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

Tepat sasaran, tak meleset sama sekali. "Kita bisa belajar ...." "Kamu dulu yang belajar meyakinkan aku, kenapa aku harus tinggal di sampingmu. Kenapa aku tidak boleh pergi dari sisimu. Tanyakan pada dirimu sendiri. Kenapa?" Zio memandang semangkuk bubur dengan toping telur setengah matang sesuai request-nya. Sunny side up, telur mata sapi. Visualnya seperti matahari terbit yang melambangkan harapan baru yang muncul tiap pagi.
1057.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as filosofi telur
Read
+Library
Dosen Penyewa Rahimku

Dosen Penyewa Rahimku

Lugi tidak harus menanggung hidupnya, dan Philia juga tidak boleh bergantung pada Lugi. "Udah dibales?" Timur meletakkan telur rebus yang sudah ia kupas, bersiap untuk makan malam seadanya. Philia mengangguk. "Aku bilang udah pindah rumah karena rumah itu disita bank." "Tapi kayaknya dia gak bakalan percaya gitu aja. Pasti nyari aku ke kampus." Philia meletakkan ponselnya dengan posisi terbalik, seolah berharap Lugi tidak membalas pesannya lagi.
10961 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as filosofi telur
Read
+Library
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Begitulah tulisan yang tertera di dinding gua. Di bawahnya terdapat sebuah benda berupa telur sebesar kepalan tangan yang bentuknya bening sehingga terlihat bagian kuningnya di dalam. "Dunia siluman memang aneh, badak bertelur!" guma Soca Srenggi. Segera dia mengambil telur tersebut. Dipandang terlebih dahulu beberapa saat di depan mukanya. "Walaupun ilmuku tidak tinggi, tapi dengan telur ini tubuhku tidak akan mempan senjata atau ilmu apa pun. Aku bisa membalaskan dendamku!"
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 448 Times as filosofi telur
Read
+Library
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Ia melihat telur itu dengan tatapan pensaran lalu bertanya, "Apakah menurutmu naga hijau akan menetas dari telur ini?" "Aku tidak tahu. Bisa jadi. Tapi kita tidak tahu kapan dia akan menetas,” jawab Gerald santai. Setelah kalimatnya berakhir, tiba-tiba muncul suara retakan dari telur itu. Gerald menatap dengan mata terbelalak saat retakan kecil mulai muncul di cangkang telur naga. Ia dan Nori sejenak terdiam ketika seekor naga hijau mengintip dari dalam telur!
924.9M viewsCompletedAdded to Library 598.0K Times as filosofi telur
Show Reviews (23624)
Read
+Library
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Read All Reviews
Penebusan Dosa Istri Kedua

Penebusan Dosa Istri Kedua

“Untuk sel telur Bu Alexa, Mohon maaf sekali…” Terlihat Eshan memegang erat tangan istri pertamanya yang gemetar mendengar ucapan terakhir dokter tersebut. “Cadangan sel telur Bu Alexa rusak.” Alexa terlihat langsung membelalak kaget, dia pasti sangat terpukul. “Tapi masih ada kesempatan menghasilkan sel telur baru kan, Dok?” tanya Eshan penuh harap. “Tidak seperti sperma yang bisa dihasilkan setiap hari, sel telur diproduksi hanya sekali seumur hidup, yakni sejak masih janin dan itu akan terus berkurang.”
103.4K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as filosofi telur
Read
+Library
Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa Anda tidak tahu apa-apa- Socrates. Tangan kanan Cassiel terdiam kemudian bergetar samar. Kutipan dari Filosofis kuno yang berasal dari bumi. Cassiel menyukai hal tentang Bumi seolah itu membuatnya dekat dengan Sang Ibu. Cassiel tertegun sendiri. Ia tak tahu apapun, mengenai dunia ini dan hidupnya. Meski selalu penasaran.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as filosofi telur
Read
+Library
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Tian Hei menarik kembali jarinya saat merasa bahwa Telur itu berhenti menyerap Telur itu kembali tenang, namun kini tampak lebih hidup—kilau halus menetap di permukaannya. “Sepertinya,” ucapnya pelan, “dugaanku tidak salah.” Ia mengangkat telur itu perlahan. Berat—bukan karena massanya, melainkan tekanan eksistensi yang terkandung di dalamnya. Saat telur terangkat dari tanah— Udara di cekungan bergetar.
548 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as filosofi telur
Read
+Library
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Sendok Tito mengiris sedikit telur ceplok miliknya, dan berniat menyuapkannya ke Jameka. Tidak bermaksud tidak menghargai, tetapi Jameka refleks menjauh dan bergidik. “Tapi ada anak ayam yang berhak hidup!” Tito menarik tangannya lagi dan meletakkannya potongan telur ceplok ke mangkoknya lagi. “Sayang, ada dua tipe telur. Yang dibuahi sama yang nggak dibuahi. Yang ini nggak dibuahi. Jadi, nggak ada anaknya. Lo kagak usah khawatir.” Melihat alis Jameka lebih mengernyit, ia kembali meyakinkan, “Lo bisa cari tahu itu di mana aja. Gue kagak ngibulin lo. Serius!”
651 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as filosofi telur
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status