Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Tian Hei menarik kembali jarinya saat merasa bahwa Telur itu berhenti menyerap Telur itu kembali tenang, namun kini tampak lebih hidup—kilau halus menetap di permukaannya. “Sepertinya,” ucapnya pelan, “dugaanku tidak salah.” Ia mengangkat telur itu perlahan. Berat—bukan karena massanya, melainkan tekanan eksistensi yang terkandung di dalamnya. Saat telur terangkat dari tanah— Udara di cekungan bergetar.
653 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as filosofi telur
Read
+Library
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Begitulah tulisan yang tertera di dinding gua. Di bawahnya terdapat sebuah benda berupa telur sebesar kepalan tangan yang bentuknya bening sehingga terlihat bagian kuningnya di dalam. "Dunia siluman memang aneh, badak bertelur!" guma Soca Srenggi. Segera dia mengambil telur tersebut. Dipandang terlebih dahulu beberapa saat di depan mukanya. "Walaupun ilmuku tidak tinggi, tapi dengan telur ini tubuhku tidak akan mempan senjata atau ilmu apa pun. Aku bisa membalaskan dendamku!"
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as filosofi telur
Read
+Library
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Berbeda dari empat telur lainnya yang telah menetas menjadi bayi harimau naga, phoenix, unicorn, dan rubah ekor sembilan, telur hitam ini selalu diam, tak menunjukkan tanda kehidupan apa pun bahkan ketika ia periksa terakhir kali. Tapi hari ini... sesuatu berubah. Telur itu memancarkan aura yang sangat purba seolah berasal dari zaman sebelum sejarah. Di bagian atas cangkangnya, retakan kecil tampak jelas. Tidak besar namun cukup untuk membuat seluruh ruangan terdiam. Tian Fan mendekat, berlutut, dan menyentuh permukaan telur itu. Cangkangnya masih keras, namun retakan itu terasa hangat dan seolah menyimpan denyut kehidupan yang baru bangkit.
9.310.7K viewsCompletedAdded to Library 362 Times as filosofi telur
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Namun, kata-kata wanita berbaju putih itu kini membuatnya curiga. "Tuan Jiu, apakah ada sesuatu yang istimewa tentang telur itu?" tanya Lin Xuan secara telepati. “Telur itu bukanlah telur biasa; itu memang sejenis sari kehidupan,” kata Guru Jiu. “Namun, aku tidak bisa memakannya, dan kau tidak boleh memberikannya kepada siapa pun.” “Beberapa kenangan memang terpendam, tetapi secara bawah sadar, aku seharusnya mengenalinya,” kata Guru Jiu setelah berpikir sejenak.
1014.2K viewsOngoingAdded to Library 454 Times as filosofi telur
Read
+Library
PEWARIS MAKHLUK LEGENDARIS

PEWARIS MAKHLUK LEGENDARIS

"Semalam Zen melempar telur ini ke lantai batu, tapi telur ini tidak pecah sedikit pun. Saat Zen memukuliku dan darahku menetes ke atas cangkangnya ... telur ini menyerap darah itu dan menyembuhkan seluruh lukaku dalam sekejap." Guru Jian mendekatkan wajahnya, menatap telur hitam pekat itu dengan sangat saksama. Ia mencoba mengalirkan energi spiritualnya untuk menerawang isi di dalam cangkang tersebut, namun sia-sia—dinding telur itu seolah menolak kekuatan luar dan membentengi rahasianya rapat-rapat.
601 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as filosofi telur
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status