Rembulan dalam Dekapan Langit
“Ya inspirasi. Sebagai laki-laki dua puluh tujuh tahun yang masih single, saya ini no galau club karena apa? Karena masih ada Pak Langit yang umur tiga puluh lima tahun pun masih single padahal tampan, rupawan, dan mapan. Gitu.”
Langit terkekeh. “Oke, terus kamu mau nikah umur tiga lima juga kayak saya?”
“Iiih, ya jangan dong! Kelamaan. Saya nggak sesabar Pak Langit.”
Lagi, Langit terkekeh. “Bilang saja kamu … Ngebet,” kata Langit dengan merendahkan volume suara pada kata ngebet.
“Nah itu.” Fatur pun cekikikan. “Jadi, gimana? Setelah nunggu tiga puluh lima tahun, berlabuh bahagia dong?”
Bab Populer