Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Camelia

Camelia

Dan mobil pun perlahan berjalan meninggalkan pelataran parkir. Setelah berkendara sekitar lima menit, barulah Aksa bersuara. "Kamu yang sabar ya? Dukung saya dengan doa. Mudah-mudahan cinta kita berdua akan segera menemukan jalan keluar. Di mana ada harapan, di sana akan ada kesempatan. Bersabarlah, Sayang." Aksa mengecup sekilas ubun-ubun Lia sembari terus menyetir.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 819 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Yuga terduduk lemas di atas lantai sembari kedua tangannya mencengkeram rambutnya sendiri dengan kuat, melontarkan raungan kepedihan yang teramat parah. Dia sudah salah dengan teramat parah, salah hingga tidak bisa dimaafkan lagi! Dia membeli seikat bunga krisan putih, lalu berdasarkan alamat yang pernah diucapkan oleh teman sekelasnya dulu, dia berhasil menemukan area pemakaman Shania. Di atas batu nisan tidak tertera foto apa pun, tampak sangat sederhana hingga membuat hati teramat perih. Yuga berlutut di depan batu nisan, meletakkan seikat krisan putih di bagian depan nisan, lalu menyandarkan dahinya pada permukaan batu nisan yang dingin.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

BRUMM BRUMM Gadis bernama Floria itu mengemudikan Motosicca-nya dengan cepat. Raut wajahnya masih menunjukkan amarah pada saat itu hingga dirinya hampir tidak fokus memperhatikan jalan yang ia lalui untuk pergi ke Trossbourgh. “Cih, kenapa?” Flo bergumam. WUSHH Motosicca yang dikendarainya melewati genangan air hingga membuatnya terciprat ke trotoar. Flo mengemudikan kendaraan itu sambil melamun.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
Flower Travel

Flower Travel

Pasti gara-gara buku 'Flower Travel' yang mungkin mengandung sihir, sampai-sampai menjadikanku sebagai target kutukannya. Buru-buru aku berlari dari koridor ke koridor yang untungnya begitu sepi hingga tidak ada siapa pun hendak menghalangiku. Tentunya, tujuanku adalah menuju ke bunga aneh tersebut. Terlihat taman yang masih sepi karena jam istirahat masih di menit awal. Selanjutnya, aku menemukan mawar hitam yang masih berada di tempat awal, dan tidak dalam keadaan patah sama sekali. Saat mencoba untuk meraihnya, seketika tanganku diraih secara erat hingga kepalaku reflek mendongak.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Ia baru berhenti ketika sepatunya terantuk sesuatu. Ketika menunduk, Fanala menemukan benda yang sejak tadi tak disadari eksistensinya. Sebuah pot bunga matahari. Keningnya mengernyit. Segera dicabutnya selembar sticky notes yang menempel pada sehelai daun. 'Sorry untuk dua hari Minggunya', tertulis di sana. Menerbitkan senyum lebar di wajah Fanala. Penggemarnya belum meninggalkannya! Seseorang itu hanya mengganti format bunganya.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
Jalan Bahagia

Jalan Bahagia

Sudah cukup, biarkan waktu itu berlalu seperti kotak Pandora. Sementara dibelakang mobil Bara, diatas sepeda motor Zahra,Bara tersenyum bahagia mendapati betapa baiknya Tuhan.Niat baiknya untuk menemukan wanita yang berada didalam bus waktu itu ternyata sangat di respon baik oleh Tuhan. “Nikmat mana lagi coba yang ana dustakan, setitik niat baik ternyata berbuah manggis yang begitu amat baik. Thanks God.”Gumam Bara sembari menatap betapa indahnya Hutan pohon pinus itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
FLOWIE

FLOWIE

kata Pria itu memberikan selembar kartu nama kepada Flowie. Flowie menerimanya dengan ragu-ragu. Pria itu membalikan badan dan masuk ke dalam mobil, lalu mobil mewah itu melaju kencang meninggalkan mereka. Flowie memandang mobil itu hingga mobil itu memasuki basement, kemudian Flowie mengamati kartu nama yang diberikan Pria tadi. ‘Luke Croose’ -nama Pria yang tampan itu- dan Alvian adalah pengemudi yang hampir menabrak Flowie.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai flower road
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status