Koloni Betaverse
"Tadi Bapak mengatakan mereka berdiri berjejer. Seperti apa? Melintang di jalan sehingga menghalangi truk atau bagaimana?"
"Enggak, bukan begitu. Mereka berbaris, seperti domino. Ya, jadi, yang paling depan tertabrak duluan."
Bob menggeleng-geleng menyaksikan berita itu. Para remaja ini agaknya gamang melihat realitas dan terjebak di dunia abstrak yang gelap. Namun, perhatiannya beralih saat kartu kantornya berdengung di atas meja kopi. Sebuah pesan baru dari teman polisinya, Andi Bugis. Itu balasan pesan yang dia kirim tadi pagi untuk mengajak Andi bertemu minum kopi. Temannya menyanggupi jam lima, sore ini, di North Java Cafe, lantai satu gedung Oracle. Oke. Bob meneguk minuman sodanya sam
Sikat na Kabanata