Ya, Sayang?
"Katanya kalau punya adik perempuan itu nggak asyik, lebih asyik punya adik laki-laki. Soalnya adik perempuan nggak bisa diajak main mobil-mobilan, robot-robotan, perang-perangan. Adik perempuan mainnya boneka barbie terus. Emang iya, Pa?"
"Kata siapa? Nggak juga, kok."
Nanda berdecak pelan. "Berarti Aryo bohong dong, Pa?"
Arjuna tidak menjawabnya karena Yesi dan Sigit keburu datang menghampiri dan ikut duduk di kumpulan mereka.
Nanda dan Aryo kembali bermain, sesekali mereka berdua meminta kue-kue atau buah-buahan pada petugas catering.
Hot Chapters