Merajut Asa
tanya Joseph sambil membuka kotak tersebut.
Sebuah foto berukuran 5R berpigura. Joseph sedang berdiri, sedangkan Jovita duduk di tembok batu pendek di belakangnya dengan dagu ditopangkan ke pundak Joseph.
Pose yang tidak terlalu menonjolkan intimasi, tapi bagi Joseph sangat menyentuh. Di foto itu, seolah Jovita menjadikannya sosok untuk bersandar, orang yang dipercaya membagi lara, pria yang akan selalu ada untuknya.