Penakluk Wanita
Tanya Matt dan wanita itu langsung mengangguk.
“Ya, Aku dari Indonesia.”
“Oh.”
Matt membulatkan bibirnya. Pucuk di cinta ulam pun tiba. Akhirnya Matt bisa merasakan tubuh wanita Indonesia, walau itu bukan Nina, gadis yang tengah mengusik pikirannya beberapa hari terakhir ini.
“Well, Bagaimana jika kita taruhan?”
“Hmm.” Wanita itu mengangkat bahunya.
“Malam ini siapa yang paling banyak minum. Jika kau menang, aku akan mentraktir semuanya, bahkan kau bisa ke tempat ini gratis selama satu bulan.”