Gadis Terhina Menjadi Terhormat
gumamnya dalam hati, lalu dia melangkahkan kakinya untuk mengintip kamar disebelahnya.
“Ternyata bukan mimpi” gumamnya lagi.
Dia melihat Zaki masih meringkuk di atas kardus yang dijadikan alas tidurnya, dengan begitu dia yakin dirinya saat ini memang sudah memiliki suami.
Dan bukan suami yang biasa, namun suami yang tampan malahan sangat tampan, seperti sebuah bencana bercampur rezeki, Dewi tidak pernah bermimpi akan menikah dengan lelaki yang sangat sempurna seperti Zaki, postur idaman, wajah tampan, sopan dan yang terpenting baik hati, memang baru dikenalnya satu malam. Namun setidaknya itulah yang dirasakannya dalam waktu yang sesingkat itu.
Bab Populer