Ada sesuatu yang menenangkan tentang momen sebelum khutbah Jumat dimulai, ketika Bilal melantunkan doa dengan suara yang jernih. Biasanya, doa-doa pendek yang dibaca mencakup permohonan ampunan dan rahmat, seperti 'Astaghfirullahal 'adzim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum, wa atubu ilaih' atau 'Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina azabannar'. Doa-doa ini sederhana namun dalam maknanya, mengingatkan kita untuk kembali kepada esensi spiritual di tengah kesibukan dunia.
Beberapa masjid juga punya tradisi unik. Misalnya, ada yang menambahkan sholawat Nabi sebelum khutbah, atau melafalkan 'Subhanakallahumma wa bihamdik, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik' sebagai bentuk penyucian diri. Yang menarik, meski redaksinya mungkin berbeda-beda tergantung kultur setempat, intinya selalu sama: mempersiapkan hati sebelum menerima nasihat dalam khutbah.