Bound by Desire
Saat lidah William menjilat puncak dadanya, Grace nyaris menjerit karena sengatan rasa hangat namun lembut lidah William seketika mengosongkan otaknya, seluruh akalnya hilang digantikan oleh gairah yang nyaris tidak terbendung.
Satu tangan William berpindah menyentuh kulit paha Grace yang lembut dengan gerakan perlahan, ia merenggangkan paha istrinya agar ia bisa mengakses bagian pribadi Grace dengan mudah, bagian yang telah lembap dan mendamba. Ia bermain di sana, membuat Grace menjerit-jerit memanggil namanya sambil menggesek-gesekkan kakinya ke seprei dengan gerakan putus asa oleh gairah.