Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku

Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku

"Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?" Di kolam renang, aku mengajarkan posisi yang benar kepada putri angkatku saat turun ke air. Saat membungkuk, bokongnya terangkat tinggi dan tidak sengaja menyentuh daerah intimku. Rasanya begitu menggelitik, tubuhku bagaikan dialiri sengatan listrik. Yang membuatku lebih kegirangan lagi adalah, karena gerakannya yang belum mahir, dia melompat sekuat tenaga hingga celana renangnya sempat melorot. Aku menerjang untuk menolongnya. Dia berusaha sekuat tenaga untuk meronta dan memelukku dengan kuat hingga tubuh bagian bawahnya menempel erat. Sementara itu, ayah kandungnya melihat semuanya dari samping.
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Hampir Dijebak Teman

Hampir Dijebak Teman

"Paman, aku gatal sekali. Ayah sedang keluar, tolong garukkan pakai sumpit." Di meja makan itu, putri temanku tampaknya terlalu banyak menyantap tiram. Akibat gejolak hormon yang tidak stabil, gairahnya melonjak drastis. Dia mengenakan rok mini, kedua tungkai kakinya yang mulus terbuka ke arahku, memamerkan celana dalam putih yang menggoda. Sudah bertahun-tahun aku hidup tanpa wanita. Begitu melihat area sensitif gadis muda itu yang sedikit mencekung, darahku langsung berdesir hebat. Aku membuka resleting celana, mengeluarkan milikku, lalu menggoyangkannya di hadapannya. "Apa enaknya pakai sumpit? Pakai punyaku saja untuk menggaruknya."
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

"Lulu, enak nggak rasanya ditunggangi?" Putri angkatku mengenakan pakaian seksi sambil berlutut di lantai dan menunggingkan bokongnya. Aku menindih bokongnya yang montok sambil menarik kuncir kudanya dan bergerak intens. Sementara itu, ayah kandungnya sedang bermain kartu di sebelah.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Pengasuh Untuk Tiga Generasi

Pengasuh Untuk Tiga Generasi

Demi membantu keuangan keluarga, aku bekerja sebagai pengasuh di rumah Tuan Linclon. Tapi bukan hanya harus mengurus dia dan anaknya, bahkan harus mengurus ayahnya juga." “Tuan Linclon, apa aku sudah boleh pulang?” Mereka berdua menatapku dengan mata tajam. Mereka langsung menarik tanganku dari dua sisi, lalu mendekatkan wajah mereka. “Tidak boleh pergi, kami belum kenyang!”
19.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Debaran di Gerbong Kereta Api

Debaran di Gerbong Kereta Api

Pacarku bersikeras mengajak sahabatnya, Yanika, berlibur bersama kami. Akan tetapi, dia tidak tahu bahwa Yanika adalah wanita penggoda yang mencoba merayuku dengan mengenakan celana dalam thong ....
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nyelesain?"
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Demi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Antara Gadis atau Janda

Antara Gadis atau Janda

"Paman, aku mohon. Bantu aku melepaskan belenggu ini ...." Gadis yang merupakan teman putriku itu mengangkat roknya, aku pun melihat sesuatu yang biasanya hanya dipakai wanita zaman kuno. Sebuah celana dalam khusus dengan gembok kecil yang hanya bisa dibuka oleh pria. Tepat saat gadis itu menerjang ke pelukanku dengan sudut mata memerah... Teman satu kosnya, seorang wanita berusia tiga puluh tahun, pulang ke rumah. Melihat pemandangan itu, wanita itu terbakar cemburu. Di bawah pengaruh alkohol, wanita itu justru melepas pakaian luarnya dan ikut menerjang ke arahku. "Nak, kamu minggir dulu. Biarkan Bibi yang berkomunikasi lebih lama dengan Paman ...." Antara gadis muda yang manis dan polos, atau wanita matang yang penuh pesona, aku tidak sanggup lagi menahannya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Menantu Bodoh

Menantu Bodoh

“Jose, jangan… nggak boleh. Rasanya geli sekali di bagian itu….” Mulutku terus menolak, tapi tubuhku malah bereaksi jujur. Pinggul montokku bergerak genit, seolah menolak tapi sekaligus menggoda, mengikuti godaan menantu bodohku itu…. Suara tawa putriku dan sahabatnya sesekali terdengar dari ruang tamu. Diam-diam melakukan hal yang begitu menggoda dengan Jose di depan mereka membuatku merasa luar biasa terangsang.
83.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Rahasiaku Dengan Istri Omku

Rahasiaku Dengan Istri Omku

Setelah kecelakaan itu, tante meremehkanku karena mengira aku sudah menjadi bodoh. Dia tak pernah lagi menutupi tubuhnya di depanku. Bahkan saat aku mulai mencari kesempatan padanya, dia terpaksa harus terus membujukku dengan sabar. Aku pun semakin menjadi-jadi, perlahan-lahan menguji batasan kesabarannya. Hingga pada suatu hari, saat om sedang tidur lelap, aku menyelinap ke ranjang tante untuk menikmati tubuh indah yang sudah lama kudambakan. Tante gemetar di pelukanku. Karena takut om akan terbangun, dia terpaksa menahan suaranya sambil tetap berusaha membujukku, ‘si bodoh’ ini. Dia perlahan kehilangan tenaga, tersiksa di antara rasa nikmat dan bersalah…. Satu hal yang tidak dia ketahui, sebenarnya aku sudah lama sembuh dan kembali normal.
28.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai gairah mertuaku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4445464748
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status