Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelakor Itu Pembantuku

Pelakor Itu Pembantuku

Kukeluarkan ponsel, kuaktifkan perekam video dan segera kuarahkan ke meja kasir. Suamiku dengan begitu ganas menghisap mulut Siska. Bibir mereka menempel begitu lama. Mungkin Mas Gilang sedang menjeljahi rongga mulut gadis itu dengan lidahnya. Buktinya sang wanita tampak begitu blingsatan menggerakan bokong teposnya. Apalagi saat tangan Mas Gilang melepas beberapa kancing kemeja Siska. Pria itu kemudian melepas mulut Siska, lalu menghisap pay*dara gadis itu.
10249.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai gambar mulut sukuna
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Baca Semua Ulasan
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

" Sesaat kemudian, makanan berbau harum disajikan. Ketika Claudia memasukkan seledri goreng ke dalam mulut Gokong, dia langsung memuntahkannya. Dia kemudian melihat daging Mora yang dimasak dengan mata hitamnya yang besar, dan air liurnya mengalir seperti bendungan yang jebol. "Dia karnivora dan tidak makan sayuran." Krisna tersenyum dan menggelengkan kepalanya sambil meletakkan tulang rusuk di depan Gokong. Gokong, tanpa takut panas, meraih tulang rusuknya dan mulai mengunyahnya.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

“Kau….siapa kau?” Sukma Harum tidak menjawab. Ia malah memeriksa seluruh isi baju Tingganu. Ditemukan sebotol racun, lalu beberapa senjata rahasia yang beracun pula. Di balik pinggang terdapat sebuah golok tipis dengan sarung dari kayu berwarna hitam. Di ujung gagang golok itu terdapat ukuran kepala kuda. “Dilihat dari ciri-cirimu, juga senjata yang kau sandang, serta melihat kelakuanmu, kau pasti Si Kerbau Muka Kuda. Iblis pemerkosa sesama laki-laki,” kata Sukma Harum.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

ucap Aruna tersenyum dengan memperlihatkan gigi gingsulnya. “Wah.., kalau gitu, Abang mau jadi penyanyi saja, tak usah berdagang lagi, gimana menurut kamu? He..he..he,” tawa kecil Lukman sambil melirik kearah Aruna yang terlihat cantik, kala memperlihatkan bentuk bibir dan giginya yang gingsul. “Masih lama kita sampai Bang?” tanyanya. “Ehmm, kira-kira masih berapa lama lagi?”
910.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Sesekali, ia menunduk untuk mencuri pandang ke arah wanita yang saat ini sedang sibuk untuk merawatnya hanya untuk mengamati paras cantik wanita itu dan mulut mungilnya yang terlihat begitu manis. Cih! Siapa yang menyangka bahwa mulut mungil yang nampak begitu polos itu sangatlah berbahaya. Mu Shenan sendiri sampai terheran-heran dibuatnya. Di dalam hatinya ia terus bertanya-tanya bagaimana bisa wanita cantik dengan mulut mungil itu memiliki gigi setajam harimau betina!
9.8191.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Kuku-kukunya terlihat tajam terlihat sedang memegang pohon, dan yang lebih mengejutkannya lagi wajah dari makhluk itu rata. Makhluk itu tidak mempunyai wajah, hanya lubang kecil di bagian mulut yang terlihat di wajahnya. Sontak Bagja yang melihat hal itu pertama kali kaget dan terjatuh hingga membuat senter nya terjatuh.
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai gambar mulut sukuna
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

protes Jihye. “Tidak dimanja kok, hanya ingin membelikan sedikit saja, Tidak apa-apa kan?” Jihye mendengkus kasar sementara makhluk mungil itu mengangguk antusias dengan bentangan senyum yang menyisakan satu garis pada wajahnya. "Ma!"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

“Tapi aku malah... nggak pengin balikin seperti semula.” Aku tertawa kecil, tapi senyumku canggung. “Kamu tuh, kalau ngomong kayak nggak serius. Tapi nyusupnya dalam.” “Bagus dong,” katanya santai. “Biar kamu inget terus.” Lalu, dengan gerakan iseng dan lembut, ia menjepitkan tusuk sate terakhir ke arah mulutku. “Ini hadiah karena udah sabar dengerin aku curhat.”
5.51.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

“Maaf tuan.’ Bella pun mengurungkan niatnya “Kau tida bisa konsentrasi. Apa kau tidak makan?” “Makan?” refleks setelah mendengar kata ‘makan’ perut Bella pun berbunyi. Seakan asam lambungnya merespon dengan mengeluarkan bunyi. Tangan Bella langsung memegangi perutnya dengan raut wajah menahan sakit. “Pasti perutmu bunyi dan terasa sakit karena kau belum makan, iyakan?” Bella mengganggukkan kepala sebagai jawaban.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Dan diseberang sana ada Sekar. Ah, ya, ini Sekar. Maskot Seruling Bambu Kuning. Dengan kostum kuning cerah seperti buah pisang yang terlalu optimis, hiasan bambu palsu di kepala, dan seruling asli di tangan yang aslinya menyembunyikan senjata, dia berdiri di tengah aula restoran penginapan. Tugasnya: meniup seruling, dan memberikan suasana yang cocok.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai gambar mulut sukuna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status