Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

Itu lebih mirip seperti ketika Shea sudah ngantuk tapi masih memaksakan diri menjahit tangan lalu benangnya kusut. “Nah, yang ini lebih ceria.” Pram pindah ke lukisan di dekat bean bag. Gambar seorang wanita duduk di kursi, wajahnya menghadap ke luar jendela dengan warna-warna pastel, lembut, dan cahaya mataharinya digambar kuning pucat seperti madu. “One of my favorite. Aku menyebutnya, menunggu tanpa kepastian.”
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Baca Semua Ulasan
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Dikombinasikan dengan sup jahe untuk musim dingin dan makanan ringan sesekali, seluruh kru menyukai Senja. Foto-foto yang telah diperbaiki secara profesional juga dirilis oleh akun I***a resmi kru "Berlalunya Waktu". Satu set yang terdiri atas enam gambar menggambarkan seorang pria muda berbaju merah menatap kamera, dengan lengan dan rok yang tampak berkibar-kibar di layar. Dalam gambar-gambar itu, ia menampilkan ekspresi yang dalam dan menyeramkan, atau senyuman yang dekaden dan memukau. Setiap gambar memiliki karakter kecil yang ditulis dengan rapi, menampilkan garis-garis klasik dari Susan dalam karya aslinya. "Aku dilahirkan untuk tinggal di Paviliun Heaven Sin ini, menyaksikan dengan se
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Pagi belum sepenuhnya datang. Matahari masih tertutup awan kelabu, menyisakan sinar samar yang membuat rumah terasa seperti terperangkap dalam bayangan. Jatinegara duduk di ruang tengah sambil memeluk lututnya. Pensil warna berserakan di sekitarnya, sementara selembar kertas tergeletak di pangkuannya. Matanya menatap lekat gambar yang baru saja ia selesaikan, seperti sedang mendengarkan suara yang hanya dia bisa dengar.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Laki-laki itu pun bergegas pergi meninggalkan diriku yang senyum-senyum sendiri melihat punggungnya hilang di balik kemudi mobil. Pelangi indah terlihat di atas awan biru yang cerah. Tidak ada lagi mendung ataupun badai hitam yang menggantung. Bahkan anginnya pun bertiup sepoi-sepoi hingga meninggalkan kesejukan tersendiri dalam alam bawah sadar ini. Apakah aku sedang berbunga-bunga dalam taman hati? Ah, aku terlalu berharap pada sesuatu yang belum tentu baik dan belum tentu juga ada nyata.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Tapi sementara memandang semua itu, amarah Bree menyusut, karena dia merasakan nostalgia. Bree sudah lama tidak melihat itu semua. Sapuan warna, goresan kuas, dan aroma cat mengundang ingatan dan keinginan yang selama ini tersembunyi dalam dirinya. Bree perlahan berjongkok, dan mengelus lukisan yang paling dekat dengan kakinya. Itu adalah lukisan pemandangan di dekat kastil Le Mans. Salah satu lukisannya yang paling awal. Goresannya sedikit kasar, dan Bree tidak puas dengan warna hijau hutan yang dia pakai di sana. Saat itu Bree belum bisa mencampur warna dengan sempurna.
9.539.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

Glup Jakun Seno seketika naik turun begitu melihat pemandangan indah dua gunung yang begitu menantang di depannya. Dengan dihiasi dua puncak berwarna pink kecoklatan yang tegak. Dan setitik tahi lalat yang tampak manis di salah satunya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Dan pemandangan indah sore itu sebuah pelangi menghiasi pusat kota dengan siluetnya yang separuh tertutupi gedung tinggi. “Waaah! Lihat Land! Pelangi!” antusias Nara tak asing bagi Aland. Ya, dulu mereka pernah melihatnya bersama bahkan sering. Nara mengambil foto pelangi sore itu dengan ponselnya. “Sayangnyaaa tertutupi gedung ituuu...” Nara terlihat agak kecewa sehingga memotret seadanya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Menikahi Mantan Pacar Teman

Menikahi Mantan Pacar Teman

Berbanding terbalik dengan Juna yang bisa diam cukup lama hanya untuk mengamati sebuah foto saja. Mei mengamati tatapan Juna yang sedang tertancap pada sebingkai foto yang menampilkan pemandangan matahari terbenam di sebuah pantai. Pemandangan yang indah, namun tak ada catatan gelar juara tersemat di bawah bingkai itu, mungkin karena objeknya terlalu umum. Ada banyak pantai indah di bumi nusantara dan pantai di foto ini hanyalah salah satunya. “Jun?” tegur Mei saat melihat mata suaminya itu mulai berkaca-kaca.
10129.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ade Nanin
Hai ka Author aku baru beres baca Novel Mei-Juna setelah kemarin beres baca Jaka-Nuning,sesuai expektasi ceritamu sangat menarik dan bikin aku ga bisa Move on,udah 3x aku baca bolak balik dan sukses selalu bikin Gemez sama para tokoh dan ceritanya,semoga cepat ada cerita baru ya,sukses selalu ...️
Nana 1985
Cerita yang bagus, di beberapa episode bikin naik darah karena kecewa banget sama Juna. Meski pada akhirnya kesalahpahaman dapat terselesaikan tapi tetap aja masih kurang puas aja dengan apa yang dilakukan Juna sama Mei
Baca Semua Ulasan
The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

ucap Celine bangga akan lukisannya. Edric memasukkan kedua tangannya pada saku celananya. Lukisan pemandangan senja, dengan langit yang berwarna keunguan di pantai yang indah serta seekor mermaid yang tengah menyisir rambutnya di atas batu karang. Menurutnya lukisan itu terlalu imajinatif. “Bagaimana bisa seperti ini?”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Murid Kesayangan

Murid Kesayangan

Karena nomornya cantik. Tanganku memilih membuka pesan itu lebih dulu ketimbang pesan yang lain. Ternyata nomor itu menimpali gambar yang aku pasang di status. - indah pemandangannya. boleh tahu di mana, bro? Aku merasa tidak kenal nomor itu. Penasaran, aku lihat ke profil pemilik nomor itu. Sayang sekali, bukan foto diri, tetapi gambar pohon diambil dari bawah dan langit biru dengan awan tampak jadi latar dedaunan pohon itu.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai gambar pemandangan belum diwarnai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status