Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Api dengan Sahabat Ibu

Main Api dengan Sahabat Ibu

Air mata haru menetes di atas kertas, sementara bibirku tetap tersenyum lebar. Kehidupan bahagia kami bertiga …. Baru saja dimulai.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Bertiga

Kenikmatan Bertiga

"Pelan-pelan ... Andrew pernah main dengan wanita?" "Pernah ... sama beberapa teman sekolah," jawabku tidak jelas karena mulutku masih sibuk. "Apa mereka cantik?" "Nggak ada yang secantik Kak Evelin," rayuku memberikan janji-janji manis. Kak Evelin tampak sangat puas dengan jawabanku. Dia mendorongku pelan. "Bangun dulu, aku akan membuatmu benar-benar merasa nikmat." Aku pun menurut dan berbaring telentang.
16.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

Kedua sahabat karib itu turun dari bis dan berjalan pulang menuju ke rumahnya masing-masing. *** Safia tengah asyik memandangi brownis coklat buatannya, terlihat sempurna dan menggoda. Brownis yang sengaja dibuat untuk cowok yang selalu jadi dewa penolongnya, hari ini cowok itu berjanji mengambil barangnya yang masih ada pada Safia. "Kak ... ada Kak Embun tuh," ujar Sabiru adik kembarnya yang laki-laki. Safia bergegas menemui teman kantornya yang juga sudah berjanji main ke toko rotinya.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Elang masuk ke dalam basecamp dengan ekspresi pusing, tangannya cekatan membuka tas besarnya, mengeluarkan minuman. "Woi … waktunya makrab, Elang lagi galau," ledek Arga dengan suara yang sengaja keras agar didengar semua orang yang sedang nongkrong di belakang basecamp mapala. "Ryan dari Surabaya hadir, siap menemani kamu El…!" Satu makhluk jangkung langsung meninggalkan mesin printer yang sedang mengeluarkan kertas, berjalan mendekati Elang sambil tertawa cengengesan.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Ya, mungkin hanya dia dan Allah yang tahu jawabannya. Sasya menghentikan langkahnya tepat di bawah lorong sekolah. Ia mengeluarkan ponsel berwarna hitam yang sedari tadi berada di dalam tasnya. Lalu, ia menekan tombol on di sisi kiri benda pipihnya tersebut. Ia menatap layar yang menampilkan gambar anak kecil berhijab cokelat susu, wanita paruh baya dengan hijab marun yang melekat di tubuhnya, dan pria paruh baya tengah merangkul pundak kedua perempuan itu. "Baru jam setengah 7," gumam Sasya.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Dicintai Dua Sahabat

Dicintai Dua Sahabat

Hari ini tanpa di sengaja tiga sahabat itu berkumpul dan bersantai di apartemen Kevin dengan segala macam canda tawa yang menghiasi pembicaraan mereka. Tidak ada yang aneh jika Keysha melihat kedua sahabatnya itu, mereka terlihat baik-baik saja dan akur Keysha sangat senang melihat ke akraban mereka kali ini. Tetapi tidak dengan Kevin dan Irham yang terlihat bersandiwara di depan Keysha. Banyak hal yang mereka kerjakan bersama hari ini di apartemen Kevin dan sekarang waktu Keysha harus menyudahi pertemuan mereka hari ini karena ia harus pulang.
8.84.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Tiga Cawan Sakti

Tiga Cawan Sakti

“Um…Aku sering menikmati bulan purnama dengan sahabatku. Kami berbaring di rerumputan dan meminum coklat panas.” “Sahabatmu?” “Alden. Salah satu dari teman-teman yang kuceritakan. Dia rekan satu timku bersama kakaknya, Kingsleigh. Juga Emma dan Marlon.” Rasanya aku ingin menceritakan beberapa hal tentangku padanya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

“Ini anak lagi jatuh cinta sama siapa, sih? Gak pernah cerita juga.” Jemari Gala kembali berselancar di aplikasi berbagi foto tersebut. Meskipun begitu, telinganya ikut menyimak apa yang diperbincangkan di luar. Teman-temannya mulai masuk pada materi ketiga. “Assalammualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.” Deg!
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Simpanan Ayah Sahabatku

Simpanan Ayah Sahabatku

Di depan rumah berdiri Bibi Nimas, di sampingnya ada Saskia dan di belakang mereka ada dua orang lelaki bertubuh besar, mengenakan pakaian lusuh tapi tampak kuat dan menyeramkan. Gadis menelan ludah. Jantungnya langsung berdetak kencang. “Bibi Nimas…” suaranya nyaris bergetar. “Mas Mahen belum pulang, Bibi. Tolong kasih waktu sedikit lagi, ya?” Bibi Nimas menaikkan sebelah alisnya, menatap tajam seperti elang yang sedang menilai mangsa.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
TERGODA AYAH SAHABATKU

TERGODA AYAH SAHABATKU

Sengaja memprovokasi kami. Setelah terdiam sejenak, sudut bibirnya kemudian terangkat. “Menarik,” lanjutnya ringan. “Aku tak menyangka akan menemukan cinta segitiga dalam persahabatan kalian.” “Hentikan—” suaraku tercekat. Irish masih terpaku. Bahunya bergetar dengan ekspresi wajah yang syok. Setetes air mata jatuh ke punggung tangannya, disusul tetes lainnya.
9.966.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai gambar sahabat ber 3
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status