Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

"Modal buka toko di Mall lumayan besar. Kau bisa cari lapak di pasar. Biasa nya sewa ruko di pasar, sekitar dua puluhan juta pertahun. Barangnya nanti, bisa kau order melalui Abang," saran Ismet. Jelas Ismet tak mau menunjukkan pada Hasan dimana membeli barang dengan harga grosiran. Kalau Hasan belanja melalui dirinya, dia akan mendapatkan keuntungan juga pastinya.
9.312.4K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ketus Ria yang dari tadi merengut selama di baby shop. Toko ini berada di jalan besar dekat pasar dan dikenal murah grosiran sehingga banyaknya konsumen termasuk emak-emak yang berkerumun. Tersedia aneka kebutuhan bayi, mulai dari pempers, susu, makanan bayi, susu botol, setelan baju, sepatu, gendongan, dan barang lainnya. Pertama kali memasuki toko ini juga aku bingung harus mulai dari mana. Pikiran kosong. “Ihh…” Wenda menatap kesal Ria. Dan langsung beralih melihat ke setelan baju.
1070.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
Pembalasan Pengkhiatan Suamiku

Pembalasan Pengkhiatan Suamiku

[Bagus Lila, aku akan segera datang ke restoran sekarang] balasku. Sesampainya di restoran aku langsung menyuruh beberapa karyawanku untuk meletakkan meja panjang di jalan trotoar tepat di depan rumah Risa. Terdapat papan besar bertuliskan "SEMBAKO GRATIS" di sebelah meja. Ku siapkan lebih dari seratus bungkus sembako siap dibagikan ke pengguna jalan yang lewat. Sementara Baim, salah satu karyawanku yang bertugas memanggil siapapun yang menginginkan sembako gratis terus berteriak menggunakan pengeras suara hingga membuat Risa yang di dalam rumahnya pun keluar.
37.0K viewsCompletedAdded to Library 886 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
SEPULANGNYA AKU BERLAYAR

SEPULANGNYA AKU BERLAYAR

protes Nina. "Hm, ya sudah, ya sudah. Memang kenapa kamu mendadak ingin rujuk dengan Rizki? Coba bilang jujur pada mami," sahut maminya. "Tadi Nina saat perjalanan ke sini kan haus. Lalu mampir di toko sembako. Gila Ma, tokonya gede, bersih, dan lengkap! Bahkan ada bahan untuk barbekyuan atau ngegrill. Pokoknya top banget deh! Dan mama tahu nggak siapa yang pemilik toko sembako gede, bersih, dan laris itu?" tanya Nina dengan berapi - api.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

“Mamamu punya toko?” Nila mengangguk. “Toko grosir sembako, warisan nenek. Eh, nggak cuma sembako, tapi macam-macam juga ada.” “Ohh ...” Djiwa tidak akan bertanya lebih tentang keluarga Nila, terutama perihal ayah gadis itu. “Boleh ambil cuti, kan, Pak?” tanya Nila memastikan lagi, karena Djiwa belum memberi jawaban. “Kalau nggak diambil nanti hangus. Rugi dong.”
1037.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as gambar toko grosir sembako
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Gumaman itu datang dari Li Yuan yang masih berdiri bersandar di tembok sambil memandangi gerobak yang melaju pelan di tengah pasar. “Berhentilah memanggil seperti itu. Orang-orang akan mengira aku telah melakukan perbuatan yang begitu besar hingga pantas disebut begitu,” ujarnya tersenyum tipis. Ia melihat toko sembako pertama yang hendak mereka datangi. Dalam beberapa waktu saja, toko itu telah sepi tanpa antrian yang mengular.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 454 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

ujar Agus. Agustina menyeringai. "Sekarang kalian baru datang dan minta maaf? Minta maaflah pada ibu juga! Lalu serahkan toko sembako padaku, sebagai ganti nafkah yang tidak pernah kudapatkan dari kecil," ujar Agustina tersenyum lebar. Agus dan Nita berpandangan.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
WARISAN YANG DIRAMPAS

WARISAN YANG DIRAMPAS

"Bukan. Diah kemarin bilang, di pasar ada toko sembako baru. Siapa tahu bisa ditawar harga miring karena masih promo." Ya ampun, rupanya Mbak Diah ngomong perihal toko sembako itu pada Mbak Ira. Tapi sepertinya Mbak Diah benar-benar tidak tahu kalau itu toko milikku. "Mbak gak malu, belanja masih nawar? Padahal dandanan cetar begitu?"
1029.0K viewsCompletedAdded to Library 840 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
Misteri Pembalut Di Kamar Iparku

Misteri Pembalut Di Kamar Iparku

Seluruh uang hasil penjualannya, ditambah dengan tabungan rahasia Bobi yang ditinggalkan dalam pouch, kami serahkan untuk pembangunan Masjid Al-Salma di kampung halaman Ibu. Kami pindah ke lantai atas ruko. Tempatnya memang sempit dan bising oleh suara truk pengangkut sembako, tapi di sini kami merasa lebih hidup. Kami melanjutkan usaha grosir Ibu. Siti, Wati, dan karyawan lainnya tetap setia bersama kami. Suatu sore, Cindy datang berkunjung. Ia mengenakan gamis pemberian Ibu Salma sebelum meninggal. Wajahnya tampak jauh lebih tenang.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
Nazar Poligami

Nazar Poligami

Dia adalah suplier grosir-grosir kampung yang datang dengan sekeranjang parsel buah. "Assalamualaikum, Dek Fitri. Ibu Fatimah ada?" tanya Pak Rahmat sopan. Ia memang mengenal keluarga Bu Fatimah, sejak dulu merintis toko grosir pertama. Hingga kini telah ada dua cabang milik ayahnya. Asalnya semua grosir itu disuplay barang olehnya. "Ada, sebentar saya panggil dulu. Silahkan duduk, Om," jawab Fitri dan segera masuk ke ruang tengah, dimana Bu Fatimah dan Qintan berada.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as gambar toko grosir sembako
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status