Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Lampu meja kerjaku adalah satu-satunya sumber cahaya di ruangan ini. Di depanku, dua tumpukan arsip tergeletak bersisian. Satu tumpukan berisi berkas-berkas lama dari era Prasetyo—kuning, berbau apek, dan penuh dengan rahasia yang membusuk. Satu tumpukan lagi adalah draf memoirku yang baru, bersih, dan tajam.
9.471.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Sang Pengacara

Sang Pengacara

Sambil mengingat-ingat, bila ada hal penting yang mungkin terlewat. Ketika pintu ruangannya terbuka dan menampilkan sosok Fika, Abi hanya memberi lirikan sekilas. Kemudian, ia kembali lagi pada layarnya. “Ini arsipnya, Mas,” kata Fika seraya meletakkan berkas yang diminta Abi. “Fotokopi.” Fika menahan napas. Kenapa tidak menyuruh sekalian dari tadi, agar Fika tidak bolak balik. “Berapa rangkap, Mas?”
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

"Sama-sama Pak, senang bisa membantu, Bu Almira juga sudah ngantor, Pak?" "Sudah, hari ini juga, padahal harusnya dia masih pemulihan." "Sudah biasa kerja, Pak! Jadi mungkin nggak enak kalau di rumah, kayak saya.. daripada sendiri di rumah mending ngantor, Pak." "Iya, ini tumpukkan apa aja segini banyaknya?" tanya Bastian melihat tumpukan berkas yang ada di mejanya. "Sudah saya pilah-pilah, Pak! Jadi kalau yang paling kanan itu yang paling urgent, tengah urgent, paling kiri tidak urgent."
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Partner In Crime

Partner In Crime

Ia duduk di kursi sembari mengeluarkan berkas-berkas yang ada di dokumennya, beberapa rekannya juga ikut memberikan berkas tersebut sehingga ada tiga berkas yang menumpuk di atas meja pertemuan. Nancy mengambil ketiga berkas tersebut dan memberikannya padaku, tepat ketika kubuka dokumen pertama, terkejutnya diri ini melihat apa isi berkas yang mereka bawa. Aku langsung melirik tajam kearah Stefano, pria itu bergeming seperti tak mengacuhkanku. Kedua utusan yang lainnya juga sama tak pedulinya seperti Stefano. “Apa maksudnya ini?” tanyaku, Stefano baru berpaling dan kini kami berdua saling beradu pandang.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Deni belum pulang kerja. "Itu apa, Pah?" Doni melihat bungkusan di tangan Iman. "Ini kaos buat Papah offroad." Oh. "Yang itu, apa?" "Lihat aja sendiri." Doni meraih bungkusan plastik yang diletakkan di meja. Netranya bersinar melihat snack aneka macam. Rifki yang ikut melihatnya berteriak senang. "Mau! Mau!"
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Godaan sang tante

Godaan sang tante

Tumpukan berkas di tangannya terlepas, bercampur dengan dokumen-dokumen milik orang yang ditabraknya. "Oh, maaf! Aku nggak sengaja," ujar Bimo sambil buru-buru berjongkok untuk memungut dokumen yang berserakan di lantai. Orang itu ternyata Bunga, anak magang yang selama ini sering ia temui di kantor. Bunga juga ikut berjongkok, mengumpulkan berkas-berkas yang berantakan. Namun, saat Bimo melirik wajah Bunga, ia tertegun.
10172.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Darmadi Ibrahim
Penulisan kata katanya bagus. Kalimatnya juga bagus alami. Ceritanya mengalir wajar seperti beneran. Apalagi cewek ceweknya menjalani hidup bebas membuat pembaca ingin hidup muda lagi. Cuma pada waktu Revan bersama bu Elma berada di puncak hanya berdua dansa biasanya perempuan yg seperti itu sdh ga
Baca Semua Ulasan
CEO Arogan yang Menginginkanku

CEO Arogan yang Menginginkanku

Ia mengenakan kemeja hitam formal yang lengannya digulung hingga siku, menampilkan urat-urat tangan yang tegas. Di depannya, tersebar beberapa berkas. Dan sialnya, salah satunya bersampul hitam. tbc.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Brankas Nomor 17: Berkas yang Menghilang

Brankas Nomor 17: Berkas yang Menghilang

Tiga hari sebelum Jaksa Agung menandatangani surat permohonan penyitaan aset senilai Rp 72 Triliun—aset hasil dugaan korupsi yang akan dikembalikan untuk menambah alokasi bantuan sosial dan perlindungan pekerja terancam PHK—satu bundel berkas utama lengkap bukti otentik raib dari Brankas Nomor 17 di Ruang Penyimpanan Rahasia Kasus Khusus Lantai 3 Gedung Kejaksaan Agung. Pintu ruangan terkait ganda dengan sistem sandi biometrik, tidak ada tanda paksaan, kunci cadangan tersimpan aman di ruang pengamanan terpisah, dan rekaman CCTV selama jam kejadian terhapus total. Satu-satunya jejak yang tertinggal adalah sidik jari yang tidak terdaftar dalam database seluruh jaksa, staf, maupun petugas k
10106 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
My Secretary is My Wife

My Secretary is My Wife

tanya Ruan. Ditanya seperti itu, wanita itu kemudian terlihat panik. Barulah ia mengeluarkan berkas-berkas yang tersusun rapi di atas mejanya. Tampak jelas jika tumpukan berkas-berkas itu belum tersentuh.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Pesona Menantu Eksklusif

Pesona Menantu Eksklusif

Lalu meletakkan di atas meja dekat Carver dan buka bagian depannya. "Sekarang, Tuan Muda Carver. Sebagai permulaan studimu, kamu harus membaca berkas ini sampai selesai," kata manajer Joan. Filenya memang hanya satu buku, tapi tebalnya hampir lima sentimeter. Tidak hanya puluhan lembar kertas saja yang ada di dalam file tersebut, namun ada ratusan lembar yang berisi data-data penting. "Apa isi file ini? Aku harus membaca sebanyak ini?" Carver bertanya dengan ragu-ragu.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status