Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bra Merah di Ranjang Presdir

Bra Merah di Ranjang Presdir

Baskara bertanya tanpa basa-basi apa pun. "Pak Raka minta bantuan saya menyortir beberapa dokumen terkait proyek ini, Tuan," jawab Tari sambil menunduk. Dia menyerahkan setumpuk dokumen dan satu flashdisk berisi rekaman perkembangan proyek yang tadi Tari datangi. Baskara menerimanya mentah-mentah. Sesaat dia mengecek isi dari beberapa dokumen itu dan mengangguk tipis.
755 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

Beberapa saat kemudian, dia membawa dua tumpukan berkas dan menyimpannya di atas meja. “Yang ini bisa Nona tandatangani dan yang ini berikan nota penolakan.” Kaluna mendongak, melongo takjub tapi entah kenapa tampak menggemaskan di mata Satria. “Kamu udah selesai baca?” tanyanya tidak percaya karena dia baru selesai memeriksa lima berkas. Satria mengangguk. “Ada cara membaca cepat berkas ….” Satria pindah ke samping Kaluna lalu mengambil berkas yang Kaluna pegang.
9.937.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
kartiwie yanie
seneng bgt kak er ada cerita tentang klan gunandhya semoga setelah ini ada cerita tentang zayn,narashima sama yg blm² deh soal ny suka bgt sama semua cerita nyaa luv banyak² buat kak erna aouthor tercinta
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Maya menyodorkan beberapa lembar berkas, dengan ketikan huruf dan angka di atasnya. Sejenak kening Angel mengernyit, ia heran dengan tebal dari kertas tersebut, jika dia tidak salah hitung disana, setidaknya ada 20 lembar berkas dengan tulisan yang sama. Namun, yang menjadikan wanita tersebut semakin heran, di atas lembar pernyataan itu juga di tempelkan materai pada setiap lembarnya. Angel menerima berkas-berkas tersebut, dan mulai membacanya dengan teliti.
7.312.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

"Iya, Pak?" "Ini," Hardi menunjuk tumpukan dokumen setinggi gunung di sudut ruangan. "Semua berkas ini sudah tidak terpakai. Sudah lebih dari lima tahun. Coba kamu bersihkan, pilah mana yang bisa dimusnahkan. Nanti saya minta staff arsip untuk mengurus sisanya." Aku melirik tumpukan dokumen itu. Kertas-kertas usang, map-map kuning kecoklatan, semuanya tampak siap untuk dilupakan. Aku mengangguk. "Siap, Pak."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Pengacara Itu Mantan Suamiku

Pengacara Itu Mantan Suamiku

Matahari siang menyengat, tapi kepalaku terasa dingin. Berkas perkara berada di bawah lenganku. Tebal, rapi, bahkan terlalu rapi. Semua terlihat seperti skenario yang disusun dengan hati-hati. Aku masuk ke mobil lalu menutup pintu keras-keras. Tanganku gemetar saat membuka berkas itu lagi. Foto-foto, laporan penggeledahan, keterangan saksi, semuanya tampak sempurna. Dan justru itu yang membuatku curiga.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Under The Skies of Yokohama

Under The Skies of Yokohama

Wanita itu masuk dan melihat kertas-kertas berserakan di dekat tempat sampah. “Aku sedang memilah berkas-berkas yang sudah tidak terpakai. Bisa bantu aku membuangnya?” Pria itu masih sibuk dengan bindex file berisi ratusan lembar kertas. Ia membolak-balik satu demi satu, dan mengeluarkan beberapa yang ia anggap tidak penting lagi. Ritsuko bersimpuh sambil merapikan kertas-kertas itu agar bisa ia satukan. Ritsuko membaca sekilas beberapa kertas yang berserakan. Isinya pasal-pasal tertentu, surat yang dikeluarkan dari pemerintahan yang sudah tidak berlaku, dan hal-hal menyangkut kepolisian lainnya. Ia hampir memasukkan semuanya dalam plastik besar yang Yosi sudah sediakan sampai matanya tidak
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Penggoda Dalam Rumah

Penggoda Dalam Rumah

Sepertinya daya ingatku semakin melemah. Segera kaki ini kuayun ke ruang kerja, mencoba mencari berkas yang dimaksud. Satu persatu tumpukan berkas kuteliti, namun hingga tumpukan terakhir tak ada berkas ruko itu. Kuhempas napas lelah, bersandar pada kursi. Pekerjaan yang memberikan aku banyak uang, terlalu menyita waktu dan pikiranku. Kutarik laci meja, berharap ada berkas yang terselip di sana. Bukannya berkas yang kutemukan, namun justru sebuah gambar yang membuat bola mata hampir meloncat.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (97) Test Pack ART-ku -Pembuktian Cinta Saga.- “Jujur abang menyesal karena ini merusak citra Abang. Abang nggak tahu siapa model-model yang begitu karena Abang memang nggak pernah tertarik mengetahui dunia entertain.” “Abang masih berhubungan dengan dia?”
9.379.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Kamar Dingin CEO

Kamar Dingin CEO

Meskipun sama-sama seriung berantem, tapi kita juga sama-sama saling membutuhkan. Ting! Digo : Tuan bersama saya nona... ***** Kembali tiba-tiba ternyata bukan suprised yang baik, atau menghebohkan. Yang ada Savana kelimpungan dengan dokumen-dokumen yang menumpuk di mejanya. Belum lagi file dan e-mail di monitornya yang perlu ia Check. Dan banyak lagi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

"Duh, ke mana ya, Bik? Mana mau dipakai sidang lagi. Udah mepet waktunya." "Ya udah, Bibik bantu cari ya, Bu. Kayak apa berkasnya, Bu?" "Dalam map cokelat, Bik. Di atasnya ada tulisan PT. Selaksa Abadi." Sekejap kemudian Bik Sumi dengan cepat sudah berkutat dengan aneka berkas di tangannya. Meski usianya sudah menginjak 60 tahun, tetapi penglihatannya masih berfungsi dengan baik. Tanpa bantuan kacamata. Kadang aku takjub melihatnya. Mungkin itu berkat kebiasaannya yang hampir tiap hari membaca kitab suci.
1048.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai gambar tumpukan berkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status