Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Dia hendak menyapa Benigno, tetapi dibatalkan, karena mendengar suara kakaknya di kejauhan. "Assalamualaikum. Ta, kamu dengar aku?" tanya Benigno Griffin Janitra, Kakak Ethan. "Waalaikumsalam. Ya, Mas," cicit Alodita. "Kamu ingat nggak? Apa nama minuman yang dikasih cowok itu ke kamu?" "Itu sejenis soda, tapi dia nambahin bubuk apa, gitu. Aku sempat tanya, dan dia bilang itu hanya vitamin."
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Dia menunjuk beberapa makanan untuk teman kami nogkrong. Minuman soda yang dicampur dengan lemon dengan aroma daun mint. Ini cukup membuatku refresh, walaupun tidak mengusir masalah. “Jangan pergi! Kamu tega menjadikan aku seperti orang gila? Bengong sendirian. Yang lain saja datang berpasang-pasangan,” seruku.
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Henry tersenyum lalu meletakkan minuman yang dibawanya di atas meja, “beberapa detik yang lalu. Omong-omong, telepon dari siapa? Kulihat dari jauh kamu terkadang tertawa dan mengangguk.” Aku tersenyum kaku dengan wajah yang sudah memerah karena malu, “d-dia temanku.” Henry kembali tersenyum lalu duduk di depanku, “begitu ya. Ohya, aku membelikanmu minuman strawberry. Apa tidak masalah?” Henry mengganti topik pembicaraan dengan cepat. Aku mengangguk dan mulai mencicipi minuman di depanku, “enak kok.”
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
My Sugar Candy

My Sugar Candy

tanya Olin perhatian. "Kamu nggak tanya aku, Sayang?" Gevan tampak kecewa. Olin mendengkus dan bergerak menekan tombol kasir, "Spaghetti Carbonara dua dan orange juice dua atas nama Gevan, total 130 ribu." Gevan berdecak dan kembali menghampiri Olin. Tanpa banyak bicara, dia segera melepas apron dengan identitas kafe dari tubuh Olin dan melemparnya asal. Setelah itu dia menarik Fika yang kebetulan berjalan di dekat mereka untuk meletakkan piring kotor ke dalam dapur. Gevan meminta Fika untuk berdiri di belakang meja kasir.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Sudoku

Sudoku

Layar ponsel berwarna silver yang terletak di samping kertas sudoku mengeluarkan cahaya, lalu cahayanya meredup. Pemuda itu menghela napas berat sebelum tangannya meraih benda pipih itu. Dibukanya aplikasi hijau, sebuah pesan masuk dari nomer yang tak ada namanya kini terpampang di layar. Kami telah kehilangan jejak Tangan pemuda itu terkepal kuat, lalu memukul meja di depannya dengan keras hingga menimbulkan suara. Gue gak mau tau, cari dia sampai dapat
9.72.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

"Coke," guman sosok itu sambil menyodorkan gelas itu. Redita menatap sosok itu dengan seksama, ia tampak ragu. Sosok itu tersenyum, ia tahu kalau gadis di hadapannya itu sedang meragukan dirinya. "Ini cuma soda, nggak akan bikin mabuk," ia tertawa kecil, membuat Redita jadi kikuk. "Terima kasih," Redita dengan ragu meraih gelas itu, menyesapnya sedikit. Benar, ini cuma coke.
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
TOLONG, CINTAI AKU LAGI

TOLONG, CINTAI AKU LAGI

Hanya dengan melihat tawa mereka, tiba-tiba kemarahannya hilang. Joel melihat bartender. “Apa kau memiliki soda? Aku tidak ingin minum alkohol.” Rasanya bartender itu ingin tertawa. Orang yang datang ke bar pasti minum alkohol dan sekarang Joel sedang bercanda dengannya. “Tidak ada soda dijual di sini. Apakah Anda menginginkan minuman lain? Mungkin sampanye tidak cocok untuk suasana hati Anda.”
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Choosing Between Dragon and Werewolf (Indonesian)

Choosing Between Dragon and Werewolf (Indonesian)

“Kola. Minuman soda. Jangan digoyangkan kalau tidak diminum, nanti meledak.” “Meledak!?” Karl meletakkan kembali botol minuman kola itu, memasang ekspresi penuh ketakutan. “Ngapain kamu minum minuman berbahaya seperti itu?!” Melihat reaksi Karl memancing tawanya. Siapa yang menyangka kalau pria setenang dan sekeren Karl Smith memiliki sisi imut dan polos? “Bukan meledak seperti bayanganmu. Maksudku letupan sodanya itu akan membasahi pakaianmu jika digoyangkan terlalu kuat, dan itu sama sekali nggak keren.”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Ketika ia bangun, mobil sudah berhenti. “Kita sudah sampai?” tanyanya sambil mengusap mata. Rendra tersenyum. “Selamat datang di tempat gelato impianmu.” Selin langsung terlihat lebih segar. Kedai gelato itu kecil tapi ramai. Aroma manis langsung tercium begitu mereka masuk. Selin berdiri di depan etalase kaca. “Waahhhhh banyak sekali rasanya..."
10797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Sad Boy

Sad Boy

Dia selalu sengaja pulang malam, makan di luar atau di rumah sang ibu untuk menghindari hal yang berbahaya di rumahnya sendiri. "Mau kubuatkan segelas susu hangat atau mochacino?" tawar Serra tidak menyerah. Seketika Bryan teringat oleh Mayra, ia beberapa kali menyiapkan susu hangat untuk gadis itu. Dia sangat merindukannya, setelah lama tak berjumpa. "Bryan!" panggil Serra membuyarkan lamunan sang suami. "Ya, apa tadi?" tanya Bryan salah tingkah.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai game soda saga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status