Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
VERDINDA

VERDINDA

Verdian Pulang sekolah gue ke rumah lo! Verdi kembali fokus ke layar TV, score yang terpampang nampak seri artinya akan ada penentuan lewat tendangan di akhir pertandingan. "Semoga tim Papa yang menang." "Tim Verdi, Pa." "Tim Papa yang menang, Ver." "Verdi." Mereka kembali menyimak pertandingan, memekik setelah sang juara datang. Sifat kesombongan pun muncul dari salah satu di antara mereka berdua.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as pendu
Read
+Library
Senandika

Senandika

Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw Jevan mengunci layar ponselnya. Cowok itu kembali memakai helm, mengaitkan kedua kaitan sambil berpikir kemana perginya Shera yang tiba-tiba menghilang. Sebenarnya untuk seorang Shera yang sering bolos sih wajar aja sehari atau dua hari tidak ada kabar, tapi ini sampai tiga hari yang berarti benar-benar ada yang tidak beres. Nggak mungkin beneran pindah, kan? Setelah diam cukup lama di depan pagar rumah Shera, Jevan akhirnya melajukan motornya menuju warkop Kang Hasu
2.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as pendu
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Petaka Mendua Part33 °pov Aisya° Pak Kardi datang dengan mobil Pick-up miliknya, ia kemudian mendongakkan kepalanya di balik pintu mobil. "Angkat ke belakang! Segera kita bawa si Yusuf." Pak Kardi berteriak.
1099.8K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pendu
Read
+Library
Titik Nadir Sang Pendosa

Titik Nadir Sang Pendosa

Ada tanaman hias dengan pot semen berjejer rapi di atas pembatas itu. “Lumayan, sekitar lima belas menit.” Indra meletakkan ponselnya. Dia menyerahkan menu pada Fatih. Sambil menunggu Fatih memilih menu, Indra menyesap jus melon yang tinggal setengah. Titik-titik embun dari es di dalam gelas membasahi telapak tangan Indra.
1021.4K viewsOngoingAdded to Library 600 Times as pendu
Show Reviews (12)
Read
+Library
shameita
thor yang bai...dan selalu pny byk ide dlm plot novelnya.... tolong dong judul² ini di upload di GN juga thor..... PLEASEEEE.... :) Air mata sang bidadari Mencintai harapan Dermaga yang terbelah Akankah selamanya luka Kita yang terluka Menyulam air mata Masih yang terindah
Ayu Ayuningtiyas
ceritanya bagus Thor, pembelajaran utk semua anak gadis agar bisa menjaga diri dan kehormatannya,jgn percaya sama mulut manis dan kelakuan laki" yg bilang cinta dan sayang.semoga ada kehidupan yg lebih baik lagi untuk Naura.
Read All Reviews
Ujung Senja

Ujung Senja

Prolog Pukul dua belas malam, dan lelaki itu belum pulang juga. Aku lelah mondar-mandir seperti orang gila. Menunggu tanpa kepastian entah kapan dia datang. Sudah tiga ratus enam puluh lima malam aku habiskan dengan menunggu. Berharap dia sudi menghabiskan malam bersamaku, bercerita tentang apa saja, menebus siang yang kuhabiskan dalam kesunyian.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as pendu
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Senyuman yang…, entahlah aku tidak bisa mengartikannya tapi kenapa aku merasa terancam. Pria itu kini berdiri di tepian kolam renang, masih menatap dan tersenyum dengan menengadahkan wajahnya melihat kearah ku yang berada di lantai dua rumah ini. Tubuhnya tinggi tegap memakai celana panjang berwarna hitam dengan dada yang bidang dan ditumbuhi bulu yang lebat di dadanya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as pendu
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Pada bagian tengah pintu, terdapat ukiran besar seekor hewan salah satu kelompok reptilia, tidak berkaki dan bertubuh panjang. Elian memposisikan tubuhnya berdiri pada ukiran tersebut tepat di bagian mata. Seberkas sinar merah muncul dan bergerak seperti meng-scanning mata milik pria itu. Beberapa detik kemudian, pintu perlahan-lahan terbuka lebar.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as pendu
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Yang paling Dini suka yaitu menghafal cepat rumus enam belas tenses. Ada dua cara, yaitu bisa dengan nyanyian "I do" dan bisa dengan hafalan manual. Kuncinya hanya perlu menghafal beberapa kata ini. Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos
104.4K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as pendu
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Dengan sekali tarikan napas pendek, pria purba itu mencabut tiang seberat belasan kilogram tersebut dari lantai marmer hingga retak berantakan. "Wah, nantangin nih orang gila!" seru salah satu preman berbadan kerempeng sambil mengacungkan botol bir kosong. "Habisin aja, Bang Bahar! Berani-beraninya dia ngeremehin ormas kita di depan umum begini!"
9.5K viewsOngoingAdded to Library 331 Times as pendu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status