Istriku Bilang Terserah. Yasudah, Suka-suka Aku
Namun pemandangan itu langsung menghilang ketika Dimas merampas ponsel tersebut, yang membuat Denaya berbalik karena terkejut sedikit memunggungiku.
"Hais... Aku pikir buyer." Ucap Dimas, "Ternyata, nomor spam lagi..." Lanjutnya, sambil menunjukkan barisan nomor tanpa nama tersebut pada Denaya.
"Sering banget yang kayak gini sekarang..." Tambahnya, yang menarik kembali ponsel tersebut lalu berjalan memutar sofa.
"Jadi, gimana Dim?" Tanyaku, saat akhirnya Dimas duduk di sofa yang membelakangi dinding.