Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku dan Teman Suamiku

Aku dan Teman Suamiku

sahut Tara sambil menaikkan lengan gamisnya ke atas. "Perlu saya siapkan ring, Mbak?" celetuk Arle lagi sambil terkekeh. Tara dan Erik pun tertawa. Tak Lama Laras masuk kembali dengan dua gelas air teh manis untuk Arle dan Tara. "Nih, Mbak-Mas, silahkan diminum!" Laras memberikan gelas tersebut pada Arle dan Tara. "Saya udah Mbak, itu kasih Mas Erik aja, dia belum minum," ucap Arle sambil menatap intens ke arah Laras.
10130.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
MENAKLUKKAN BOS AROGAN

MENAKLUKKAN BOS AROGAN

"Tidak mungkin, Tasya. Dia itu sudah menjengkelkan sejak dari orok rasanya. Kau tahu, meminta kopi saja harus di takar berapa kopi, gula dan creamernya. Belum lagi suhu airnya harus tepat 100°C. Gelasnya harus gelas keramik." "Ya suhu 100°C kan mungkin artinya airnya harus mendidih dengan sempurna, Shiera. Dia mungkin kembung kalau minum kopi dengan air yang kurang matang. Dan soal gelas, itu karena gelas keramik menahan panas lebih lama. Jadi kopinya tidak cepat dingin, kau tahu?" "Dan takaran campurannya? Harus gitu di takar dengan sempurna?" tanya Shiera, memelotot galak.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Baru saja pemikiran itu terlintas di benak Arlina, tiba-tiba terdengar Rexa yang duduk di sampingnya berdeham pelan. Tara seperti menangkap sinyal tersembunyi. Mulutnya mengerucut, lalu berkata dengan enggan, "Ya sudah, aku minum air putih saja." Arlina nyaris tidak bisa menahan tawa. "Selamat tahun baru, bersulang!" Semua orang memegang gelas masing-masing. Gelas Tara berisi air putih. Lima gelas saling bersentuhan ringan, menimbulkan suara dentingan yang lembut.
9.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71.1K kali sebagai gelas takaran air
Tampilkan Ulasan (200)
Baca
+Pustaka
kopilatte
ijin promo ya kak author. mampir yuk kak ke kopilatte yang judulnya Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris. Seorang residen yang di nikahi oleh dokter konsulennya. Mengubah kisah seorang anak yatim menjadi nyonya besar istri calon pemilik rumah sakit tempatnya bekerja. makasi kak.
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Gelas-gelas kaca berisi cairan kekuningan ada juga yang merah merona sekali teguk menelan ratusan juta. Rasya segera melanjutkan langkah dan berhenti menghampiri seorang lelaki botak. Lelaki yang lihai memainkan botol-botol berisi minuman haram dan meraciknya dengan segala keahlian. Tak tanggung-tanggung, Rasya memesan satu botol yang paling besar.
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Rahim Penebus Dosa

Rahim Penebus Dosa

kata Bi Kinta saat meletakkan termos air ke atas lemari. Oooh, jadi disuruh Jevin. “Gelasnya ada?” tanya Jevin sambil menarik kursi yang sedari tadi mengangguk di pojok kamar. “Ada.” Bi Rahmah mengobrak-abrik kantong plastik, lalu mengeluarkan gelas hijau berbahan melamin. “Mau langsung dibikinkan, Mas?” tawarnya yang langsung diangguki Jevin.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

Tapi Gavin malah mengambil gelas milik Ara kemudian meminum sisa air yang ada didalamnya. "Hei! Itu kan, milikku!" "Ini hanya air, kau bisa ambil yang baru." "Tentu saja itu air. Tapi kau kenapa minum punyaku? Astaga Gavin, itu be-kas bi-bir... ku." Ara menutup mulutnya secepat kilat lalu memilih meneguk air di dalam gelas yang baru dia ambil. "Kau ini berlebihan sekali. Suami dan istri tidak masalah minum di gelas yang sama, kan?" ucap Gavin, santai.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

“Ah ... nggak apa-apa,” Kael berjalan mendekat dengan gelas air yang dia ambil dari meja. Dia menyerahkan gelas itu dengan ekspresi lebih hangat dari biasanya. “Minum.” Zara mengambil gelas itu, meneguknya perlahan hingga batuknya mereda. “Makasih.” Kael mengangguk kecil, tetapi tatapannya masih tertuju pada Zara. “Lagi mikirin sesuatu?”
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Gema-gema yang terlantar menemukan tempat untuk bersarang, dan lambat laun membentuk rongga untuk bertahan. Mereka melangkah masuk. Semakin dalam, semakin aneh dunia di sekeliling mereka. Cahaya tak datang dari atas, tapi dari bawah—dari genangan air setipis kulit di lantai yang memantulkan cahaya biru pucat. Tirta menyentuhnya dengan ujung jari. "Hangat... kayak kulit manusia." "Itu bukan air biasa," Rakasura memperingatkan. "Itu gema cair. Suara yang terlalu padat untuk terbang, terlalu ringan untuk mengendap."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
TERIKAT KONTRAK TUAN MUDA

TERIKAT KONTRAK TUAN MUDA

Tablet itu langsung mendesis, menghasilkan buih dan melarutkan warnanya ke dalam air. Di wastafel, Tiara membasuh mulut dan wajahnya. Ia mematikan keran dengan sisa tenaga, lalu menyandarkan pinggulnya ke konter dapur. Napasnya terengah-engah. Matanya setengah terpejam. Arlan menyodorkan gelas berisi cairan yang masih sedikit berbuih itu tepat ke hadapan Tiara. "Minum," perintah Arlan mutlak.
337 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Gelas itu menyentuh bibirnya. Elara minum perlahan. Air hangat itu terasa menenangkan. Setidaknya untuk tenggorokannya. Setelah beberapa tegukan, Raven menarik gelas itu. Meletakkannya kembali. Namun, tangan pria itu tidak berhenti.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai gelas takaran air
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status