Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Ms. Independent

Mengejar Cinta Ms. Independent

Suara apple wach yang terpasang di pergelangan tangan Rosea merusak suasana yang sedang mendebarkan. “Aku, aku harus pulang,” ucap Rosea terbata. “Aku antar.” *** “Bunga yang tadi pagi. Aku belum sempat mengatakan terima kasih sama kamu” ucap Rosea dengan senyuman lebarnya. “Syukurlah jika kamu suka.” Tentu saja Rosea suka, jarang sekali dia mendapatkan kejutan.
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 866 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Dear, Ruby ...

Dear, Ruby ...

Baru saja Louis akan membuka mulutnya untuk membalas ucapanku, wanita dengan surai cokelat hampir sama seperti milikku bergabung bersama kami, membuat Louis kembali menutup mulutnya rapat. "Kau tahu, Lucius tidak hebat diranjang." Sapaan yang bagus untuk pagi ini, Gina. Ia meraih Marlboroku, lalu mengambilnya sebatang tanpa permisi. Aku tak perduli, aku punya banyak stock didalam kamarku. "Kau tahu Alesia?" Tanyanya kepadaku dan Louis. "Ya, yang wajahnya seperti monyet yucatan." Jawabku santai, bukannya menjawab ucapanku ia malah ikut terbahak bersama Louis. Hei! Apanya yang lucu?
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Bocah kecil yang kakinya belum menyentuh lantai itu, menatapi mangkok dengan sendok karakter yang kami beli kemarin Kaki Banyu yang bergoyang kemana ia mau terlihat, ikut bersemangat meski pemiliknya sesekali melirikku yang duduk di sampingnya. Aku jadi ingin tahu, olahan beras apa lagi yang Banyu sukai? Clek! Bunyi pintu yang dibuka membuatku menatap Rose yang berdiri dalam diam selama beberapa lama sebelum ia melangkah. "Good morning, Mira." "Good morning, Rose. Tidurmu nyenyak?" "Begitulah, sampai aku baru sadar sudah setinggi apa salju diluar." Rose yang membawa gelas kosong, mendekat ke dapur.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
CEO Dingin Itu Ayah Dari Putraku

CEO Dingin Itu Ayah Dari Putraku

Jika hasil riasannya memuaskan, ini bisa menjadi kesempatan besar untuk memperluas jaringan bisnisnya. Siang harinya, Madame Rosaline akhirnya tiba. Wanita paruh baya itu tampil anggun dengan gaun mewah berwarna biru muda dan perhiasan berlian yang mencolok. Ia ditemani oleh beberapa asistennya yang tampak sangat protektif terhadapnya. Gaura menyambutnya dengan senyuman profesional. “Selamat datang, Madame Rosaline. Suatu kehormatan bagi kami bisa melayani Anda.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

Suara pintu kamar diketuk. “Bil?” “Iya, Bude?” Aku langsung bangun dari ranjang dan membukakan pintu. “Ada yang kirim ini.” Bude mengulurkan rangkaian bunga dibalut plastik. Ada kartu ucapan selamat malam terselip di bunga itu. Bunga warna kuning cerah berkelopak panjang. “Bunga?” “Bukan, ini rumput. Ya bunga lah, Bilqis.” Bude menoyor bahuku saat aku menerima bunga itu. “Jangan lupa begadang, eh, jangan lupa tidur maksudnya.”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di dalamnya, tidak ada racun atau senjata berbahaya, melainkan sekuntum bunga chamomile kering dan secarik kertas perkamen kecil. Roselina mengambil kertas itu. Tulisan tangan dengan tinta merah darah yang sangat ia kenal menyapanya, membawa teror yang langsung meremukkan kewarasannya pagi itu. "Penyamaran pelayan yang lumayan. Tapi aroma chamomile-mu tidak akan pernah bisa membohongiku, Roselina De solis."
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Harem milik Suamiku

Harem milik Suamiku

Drrrtt-drrrtt-drrrtt-drrrtt. "Ha-lo." "Marigold Flora," teriak lawan bicaranya di ponsel, yang menggema di telinga wanita cantik yang berusaha mengumpulkan kesadarannya karena baru bangun tidur. "Selamat pagi, my mommy yang paling cantik sedunia flora," sapa Marigold sambil meregangkan tubuhnya dengan malas. "Kenapa pagi-pagi sudah berisik?"
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Belum sempat Abimana bicara, Rose sudah pergi ke kamar. Lima belas menit kemudian, Rose sudah keluar kamar dengan penampilan paripurna. Tubuhnya yang masih ideal meskipun di usia kepala lima terbalut gaun satin putih dengan taburan serbuk emas. Bolero warna gold menambah kesan elegan. "Lho, Mama mau ke mana?" tegur Abimana. "Tentu saja memberi peringatan pada perempuan itu!" geram Rose.
1035.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Hari itu datang dengan cahaya yang berbeda. Mentari pagi menembus sela-sela jendela mansion, memantulkan kilau lembut pada bunga-bunga putih yang memenuhi setiap sudut ruangan. Aroma mawar dan melati bercampur, menciptakan suasana hangat yang bergetar oleh haru. Sejak subuh, mansion telah hidup—pelayan berlalu-lalang, suara tawa bercampur gugup, dan doa-doa lirih yang terucap di setiap langkah.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Broken Flower

Broken Flower

Seorang wanita berdiri di bawah sinar mentari pagi, di tengah halaman kecil yang dikelilingi oleh pepohonan, dia mengenakan pakaian sederhana—gaun rumah berwarna putih lembut dengan apron merah muda yang mengikat di pinggangnya, melambai-lambai ditiup angin. Rambut caramelnya yang tergerai bebas bersinar di bawah cahaya matahari pagi, memberikan kilau emas yang memesona. Grassiela menutup matanya sejenak, menikmati kehangatan sinar mentari yang menyentuh kulitnya, seolah-olah membiarkan setiap ketegangan dari malam sebelumnya menghilang bersama angin.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai good morning roses
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status