Tukar Pasangan (Jodoh)?
"Alhamdullilah, ya Mas. Tapi, kenapa harus beli villa lagi? Apartemen kan cukup juga buat kita?"
Dia tersenyum simpul mendengar pertanyaanku. Kemudian, dengan lembut dia memutar bahu ini hingga menghadapnya.
Mata kami bertatapan dalam.
"Zel, kelak Aksa atau anak-anak kita akan beranjak dewasa dan mereka pun akan punya urusan sendiri-sendiri. Mas mau saat itu terjadi, kita tidak menjadi beban bagi mereka dengan menghabiskan masa tua kita di sini. Di tempat yang nyaman, tenang dan damai. Kamu mau kan menua bersama, Mas? I want grow old with you, Zel. Just you."